Pebalap Motor Tewas Usai Kepala Terbentur Keras saat Balapan di Bukittinggi

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pakaian dan alat pengaman pebalap yang tewas di ajang balap sepeda motor di Kota Bukittinggi, Minggu (1/10/2023). Foto: Altas Maulana/Antara
zoom-in-whitePerbesar
Pakaian dan alat pengaman pebalap yang tewas di ajang balap sepeda motor di Kota Bukittinggi, Minggu (1/10/2023). Foto: Altas Maulana/Antara

Seorang pebalap sepeda motor dinyatakan tewas usai mengalami kecelakaan dalam ajang balapan bertajuk Kota Wisata Road Race di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (1/10). Nama korban adalah Muhammad Putra (22 tahun).

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Yessi Kurniati, mengatakan bahwa korban awalnya mengalami kecelakaan dengan sesama pebalap lainnya. Kemudian, terjadi benturan yang membuat korban tidak sadarkan diri.

“Pebalap ini mengalami benturan keras,” ujar Yessi saat dihubungi kumparan, Minggu (1/10).

Muhammad putra Sempat dilarikan ke IGD Rumah Sakit Tentara (RST) untuk pertolongan pertama. Namun, karena kondisinya yang kritis, ia lalu dirujuk ke Rumah Sakit Otak Mohammad Hatta (RSOMH).

Yessi menyebutkan, penanganan medis telah dilakukan terhadap Putra. Akan tetapi, pihak rumah sakit menyatakan bahwa Putra meninggal dunia.

“Benturan keras di kepala diduga yang mengakibatkan pembalap itu meninggal dunia,” kata Yessi.

Muhammad Putra turun dalam ajang balapan kelas matic pemula 110 cc. Dia merupakan pebalap asal Nagari Lasi, Kabupaten Agam.

Yessi mengungkapkan, pascainsiden, Kota Wisata Road Race sempat terhenti sementara. Ia tidak mengetahui pasti siapa panitia penyelenggara balapan ini.

“Panitia atas nama apa, silakan konfirmasi ke panitia. Ajang balapan ini tidak dalam momen apa pun, mungkin jadwal ini aja,” imbuhnya.