'The Last Dance': Dokumenter Michael Jordan dan Chicago Bulls Tayang 19 April

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kobe Bryant melawan Michael Jordan di NBA All-Star Game 1998. Foto: HENNY RAY ABRAMS / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Kobe Bryant melawan Michael Jordan di NBA All-Star Game 1998. Foto: HENNY RAY ABRAMS / AFP

Perjalanan Michael Jordan di NBA yang terekam lewat sorot kamera kembali ditayangkan. Kali ini, ESPN dan Netflix mengumumkan akan meluncurkan serial dokumenter berjudul 'The Last Dance'.

Serial berisi 10 episode ini akan tayang perdana di Amerika Serikat pada Minggu (19/4/2020). Disutradarai oleh Jason Hehir, serial ini bisa disaksikan di ESPN bagi mereka yang ada di Amerika Serikat, sedangkan di negara lain bisa menyaksikan lewat Netflix.

Di tengah wabah virus corona yang bikin jalannya kompetisi NBA ditangguhkan, ESPN berharap serial dokumenter ini bisa menjadi pengobat rindu bagi penggemar basket, sekaligus melestarikan salah satu sejarah terbesar dalam olahraga bola basket.

Michael Jordan dan Kobe Bryant di laga Chicago Bulls vs LA Lakers. Foto: VINCE BUCCI / AFP

"Saat masyarakat tak bisa mendapatkan hiburan dalam bentuk siaran pertandingan langsung, mereka tetap bisa melihat dunia olahraga dan mengalihkan perhatian dari situasi saat ini," tulis ESPN dari keterangan tertulis yang diterima kumparanSPORT.

"Proyek ini merayakan salah satu pemain dan dinasti terhebat yang pernah ada, dan kami berharap ini menjadi hiburan yang menyatukan dan dapat mengisi peran olahraga dalam hidup kita, serta mampu menceritakan kisah yang akan memikat semua orang, tidak hanya penggemar olahraga,” lanjut pernyataan itu.

Serial ini bisa terwujud karena pada musim gugur 1997, Jordan dan pemilik Bulls, Jerry Reinsdord, pelatih Phil Jackson mengizinkan awal film NBA Entertainment mengikuti perjalanan tim sepanjang musim 1997/98. Karenanya akan ada potret-potret yang baru terungkap setelah lebih dari dua dekade.

Serial dokumenter The Last Dance tentang perjalanan Michael Jordan dan Chicago Bulls. Foto: Twitter: ESPN

Ya, 'The Last Dance' menitikberatkan kisah dominasi Michael Jordan dan Bulls di era 1990-an serta menampilkan beberapa rekaman dari musim 1997/98 saat tim berlogo banteng tersebut berupaya meraih gelar NBA keenam mereka.

Selain itu, serial ini pun akan memperlihatkan masa kecil Jordan, kondisi Bulls sebelum Jordan di-draft pada 1984, hingga akhirnya Jordan membawa Bulls menjadi kampiun pertama kalinya. Intinya, serial ini membawa penonton melihat perjuangan Bulls dan Jordan meraih lima gelar juara NBA mereka.

Monumen Michael Jordan di United Center. Foto: Aditia Rizki Nugraha/kumparan

Tentu saja, serial dokumenter tersebut menghadirkan konflik di dalam dan luar lapangan, serta profil mendalam rekan satu tim Jordan macam Scottie Pippen, Dennis Rodman, hingga Steve Kerr. Ada pula cuplikan wawancara dengan lawan-lawan Jordan dan Bulls.

"Michael Jordan dan Bulls di era 1990-an bukan hanya bintang olahraga. Mereka adalah fenomena global. Proses membuat ‘The Last Dance’ adalah kesempatan luar biasa dalam menjelajahi dampak luar biasa dari seseorang dan suatu tim," ujar Hehir.

Berikut jadwal tayang serial 'The Last Dance' di Indonesia (Netflix):

Senin (20/4), 14:01 WIB: Episode 1 dan 2

Senin (27/4), 14:01 WIB: Episode 3 dan 4

Senin (4/5), 14:01 WIB: Episode 5 dan 6

Senin (11/5), 14:01 WIB: Episode 7 dan 8

Senin (18/5), 14:01 WIB: Episode 9 dan 10

-----

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!