Tutup Karier F1 di Abu Dhabi, Alonso Langsung 'Move On' ke Indy 500

Para penggemar antusias menyaksikan Grand Prix (GP) Abu Dhabi 2018 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, sebagai pertunjukkan meriah di akhir tahun. Bersamaan dengan itu, para pebalap segera berpisah dengan musim Formula 1 (F1) 2018.
Ya, GP Abu Dhabi 2018 sebagai seri pamungkas dari 21 seri balap sekaligus menutup secara resmi ajang balap F1. Di seri yang dibuka mulai Jumat (23/11/2018) itu, Lewis Hamilton (Mercedes) hadir sebagai juara usai menyegel poin di GP Meksiko akhir Oktober lalu.
Namun, balapan jet darat paling prestisius ini tak melulu tentang Hamilton. Meski pebalap asal Inggris itu tetap dan akan selalu menjadi sorotan utama dengan kemampuan mumpuninya, panggung kali ini akan dibagi dengan bintang balap asal Spanyol, Fernando Alonso.
Di GP Abu Dhabi 2018, nama terakhir yang disebut itu tak hanya mengakhiri balapan musim ini, tapi juga menyudahi dan menutup karier balapnya di F1. Cukup mengejutkan, karena keputusan pensiun diumumkan Agustus lalu dan publik hanya punya tiga bulan untuk 'mengenang' Alonso.
Musim ini sendiri menjadi tahun kelimanya berkerja sama dengan McLaren. Sepanjang 17 musim di F1, Alonso juga pernah berseragam Ferrari dan Renault. Bersama Renault, dia merengkuh gelar juara pada 2005 dan 2006. Masa kejayaannya luntur setelah menjadi runner-up pada 2013.
Pencapaian terbaiknya hanya finis keenam di musim 2014 dan sejak kembali bergabung ke McLaren pada 2015, Alonso tak bisa sesumbar banyak dari luar lima besar. Yang pasti, dia berjanji memberikan perpisahan terbaik di GP Abu Dhabi 2018.
"Abu Dhabi tentunya akan jadi balapan yang sangat emosional bagi saya sebagai penutup perjalanan panjang dan menyenangkan selama 17 musim di F1. Tiba waktunya bagi saya untuk move on, tapi saya menanti akhir musim yang positif di karier F1 ini," kata Fernando Alonso mengutip dari laman resmi F1, Rabu (21/11).
"Saya juga bersyukur hubungan dengan Tim McLaren akan berlanjut ke Indy 500. Di sana akan ada tantangan baru dan menarik. Saya antusias menunggu apa yang akan terjadi ke depan," ujar sosok yang akan menjajal Indianapolis 500 bersama McLaren pada musim 2019 itu.
Meski kerja sama itu masih berlanjut di lintasan yang berbeda, Alonso tak menampik buruknya performa tim yang bermarkas di Inggris itu. Bagi Alonso, penampilan buruk (enam kali gagal finis hingga seri ke-20 musim ini) harus dijadikan evaluasi untuk GP 2019.
Pun musim 2017, pebalap berusia 37 tahun ini kecele finis di klasemen peringkat 15. Dari 20 seri yang ada, hasil terbaik Alonso adalah finis ke-6 di Hungaria. Untuk musim depan, dia yakin mobil MCL34 andalan McLaren bisa lebih baik menyokong penampilan Carlos Sainz dan Lando Norris.

"Ini adalah rahasia di tim," ujar Alonso menyoal strategi jelang GP Australia pada Maret 2019 sebagai pembuka musim. "Yang pasti proyek kami menuju ke arah yang lebih baik. Tahun depan seharusnya bisa lebih baik dari pelajaran yang telah diambil,"
Tahun 2017, Alonso menyebut bahwa mobil McLaren unggul dari segi sasis. Tahun ini, melihat perbandingan kecepatan, timnya gagal beradu dengan mobil unggulan tim lain. Untuk itulah Alonso memutuskan pensiun, berusaha menajamkan kembali asanya dan menemukan rasa kompetitif di trek lain, termasuk jelang hijrah ke Indianapolis 500 pada Minggu 26 Mei 2019.
"Mengetes kemampuan di IndyCar dan World Endurance Championship tahun ini membuat saya merasa menjadi pebalap yang lebih baik atau tepatnya lebih komplet karena saya lebih memahami mobil, teknik balap, dan melihat dari sudut pandang sebagai teknisi. Ini memberikan wawasan yang lebih luas di dunia motorsport. Jadi ketika Anda melaju bersama mobil F1, ada opsi tambahan meski tak selamanya berguna. Tapi filosofi secara menyeluruh ini membantu sebagai pebalap,".
"Saya punya pengalaman bagus di Indianapolis 2017 dan saya tahu hatinya saya ingin kembali begitu ada kesempatan. Saya senang bisa kembali bersama McLaren (di Indy 500) dan langsung setuju untuk melakukannya. Akan sulit, tapi ini tantangan. Kami adalah pebalap, itulah mengapa kami balapan. Satu yang saya nantikan adalah melihat penggemar lagi," ujar Fernando Alonso mengakhiri.
