Kumparan Logo

Pertamina Bantu Songket Permata Kembangkan Tenun Pewarna Alam dari Ogan Ilir

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemilik Songket Permata, Sri Ratna (kanan) saat mengikuti Pameran Kriyanusa 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Sabtu (26/9). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pemilik Songket Permata, Sri Ratna (kanan) saat mengikuti Pameran Kriyanusa 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Sabtu (26/9). Foto: Dok. Istimewa

Di tengah gempuran produk modern, permintaan produk songket masih menunjukkan tren positif dengan meningkatnya permintaan dari pasar domestik maupun mancanegara. Hal ini membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para perajin dan pelaku UMKM.

Sri Ratna, pemilik Songket Permata asal Ogan Ilir, Sumatera Selatan, mengembangkan produk tenun songket Palembang dengan mengangkat penggunaan pewarna alam sebagai salah satu ciri khas produknya.

Songket Permata menggunakan bahan alami seperti daun ketapang, bunga putri malu, dan daun kangkung hutan untuk menghasilkan warna pada kain.

“Jadi di sini kita ada ciri khas sendiri, yang tidak sama dengan pengrajin lain. Untuk kerapiannya dan kepadatannya kita bisa dilihat kualitasnya,” sebut Sri saat ditemui kumparan di Pameran Kriyanusa 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Sabtu (26/9).

Dalam mengembangkan usahanya, Sri Ratna mendapat pendampingan dari PT Pertamina (Persero) yang telah diikuti sejak sekitar 2017. Ia menilai pendampingan ini memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM dari daerah untuk mengembangkan usaha sekaligus memperluas akses pasar.

“Pertamina sangat luar biasa, mendampingi UMKM, kita yang dari daerah bisa ikut berkembang, apalagi sekarang bisa mengikuti pameran secara nasional itu sangat kebanggaan kami dari Ogan Ilir,” lanjut Sri.

Menurut Sri, salah satu manfaat dari pembinaan itu adalah kesempatan bagi Songket Permata untuk mengikuti berbagai kegiatan dan pameran berskala nasional. Ia juga mengatakan produk Songket Permata dapat mengikuti Pameran Kriyanusa 2026 setelah melalui proses kurasi dan kunjungan langsung ke lokasi usaha.

“Kita kemarin kan melalui kurasi, kemarin ada juga yang datang ke lokasi. Dengan produk kita, Alhamdulillah mereka memilih produk kita bisa ikut Kriyanusa,” tutur Sri.

Ia berharap, pendampingan Pertamina dapat terus berlanjut sehingga Songket Permata mendapat kesempatan mengikuti lebih banyak kegiatan dan memperkenalkan produk tenun khas Ogan Ilir kepada pasar yang lebih luas.

“Harapan kami semoga kami ada event-event berikutnya dan kami bisa diajak kembali,” imbuh Sri.

Sementara itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan Pertamina turut berkomitmen membantu pengembangan ekonomi pelaku UMKM di sekitar wilayah operasi Perusahaan.

"Pertamina memberikan pendampingan untuk mendorong mitra UMKM naik kelas. Selain itu, Pertamina mendorong terbukanya pasar baru dengan mengikutsertakan mitra binaan di ajang-ajang pameran," kata Baron.