2 Astronaut Wanita dari NASA dan ESA Sukses Lakukan Spacewalk Lebih dari 6 Jam

Dua Astronaut wanita dari NASA dan ESA (European Space Agency) sukses melakukan spacewalk atau berjalan di luar angkasa, tepatnya di luar International Space Station (ISS) pada pukul 15.29 EDT (pukul 02.29 WIB). Keduanya adalah Jessica Meir (49) dari NASA, dan Sophie Adenot (44), dari ESA.
Dalam misi yang berlangsung selama 6 jam 49 menit tersebut, Meir dan Adenot melakukan sejumlah pekerjaan pemeliharaan dan peningkatan fasilitas stasiun luar angkasa, termasuk memasang retroreflector baru di bagian depan modul Harmony milik ISS. Perangkat ini berfungsi membantu navigasi wahana antariksa ketika melakukan pertemuan (rendezvous) dan proses merapat (docking) dengan stasiun luar angkasa.
Keduanya juga mengganti kamera beresolusi tinggi yang terpasang pada struktur rangka (truss) ISS. Selain itu, mereka mengambil sampel menggunakan metode usap (swab) dari bagian luar stasiun untuk mendeteksi keberadaan mikroorganisme.
Meir dan Adenot juga sempat mengerjakan pemasangan kabel jumper untuk sistem kelistrikan ISS. Namun, pekerjaan tersebut belum sepenuhnya selesai. Mereka turut memulai persiapan untuk mengganti radiator pembuang panas pada Alpha Magnetic Spectrometer (AMS) dalam aktivitas spacewalk berikutnya.
Tim Mission Control memutuskan menunda pemasangan guide studs yang tersisa untuk radiator pengganti AMS. Para insinyur NASA membutuhkan waktu untuk menyusun metode penyelesaian pekerjaan tersebut pada spacewalk mendatang.
Keputusan itu diambil setelah pekerjaan kru mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditentukan. Tim pengendali misi kemudian memindahkan penyelesaian kabel jumper yang tersisa serta sejumlah pekerjaan lain yang tidak dianggap mendesak ke jadwal berikutnya. Kendati demikian, sebagian besar pekerjaan utama dalam spacewalk tersebut tetap berhasil dilakukan.
Dalam pelaksanaan misi, Adenot sempat mengalami masalah dalam menggerakkan lengan kirinya. Meir kemudian memeriksa pakaian antariksa Adenot dan menemukan kemungkinan harness pemanas pada sarung tangan tersangkut sehingga membatasi pergerakan pada bagian sendi bahu kiri.
Setelah bagian sendi pakaian antariksa tersebut dibuka resletingnya, masalah pergerakan tampaknya dapat teratasi. Adenot kemudian dapat melanjutkan aktivitas hingga keduanya bersiap kembali memasuki airlock ISS.
Aktivitas ini menjadi spacewalk ketujuh bagi Jessica Meir dan yang ketiga bagi Sophie Adenot. Dengan pencapaian tersebut, Meir kini menempati posisi ketiga dalam daftar astronaut perempuan NASA dengan jumlah spacewalk terbanyak.
Meir berada di bawah Peggy Whitson yang telah melakukan 10 spacewalk dan Suni Williams dengan sembilan spacewalk. Sementara bagi Adenot, misi ini menjadi spacewalk ketiganya sejak menjalankan tugas sebagai astronaut ESA.
Secara keseluruhan, spacewalk tersebut menjadi aktivitas ke-284 yang dilakukan untuk mendukung perakitan, pemeliharaan, serta peningkatan fasilitas International Space Station.
Aktivitas di luar ISS menjadi bagian penting dalam menjaga stasiun luar angkasa tetap berfungsi. Para astronaut secara berkala harus keluar dari stasiun untuk memasang perangkat baru, memperbaiki fasilitas, mengganti komponen, hingga melakukan persiapan untuk eksperimen dan misi berikutnya.
