Alibaba Angkat Bicara soal Kabar Jack Ma Bakal Pensiun

Sosok Jack Ma selalu menjadi perhatian. Pria yang sempat hadir di acara penutupan Asian Games 2018 di Jakarta belakangan ini santer dikabarkan akan segera melepaskan jabatannya sebagai Executive Chairman di Alibaba.
Kabar pensiunnya Jack Ma dari perusahaan yang didirikannya itu langsung menjadi topik pemberitaan oleh banyak media. Mereka mengutip wawancara yang dilakukan oleh Jack Ma dengan media Bloomberg di sela-sela Konferensi Filantropi Xin di Hangzhou pada Rabu lalu (5/9).
Juru bicara Alibaba membantah kabar tersebut dan meluruskan fakta yang sebenarnya bahwa Jack Ma tetap akan berada di posisinya sebagai executive chairman Alibaba Grup dan belum ada rencana untuk pensiun dalam waktu dekat.
Dilansir South China Morning Post, ada kesalahpahaman dalam mengartikan hasil wawancara Jack Ma dengan Bloomberg. Menurut Juru bicara Alibaba kata "mengundurkan diri" untuk "pensiun" sudah di luar konteks dan ternyata salah.
Menurut laporan tahunan Alibaba yang diajukan kepada Securities and Exchange Commission AS, Jack Ma adalah anggota seumur hidup dari Alibaba Partnership, sebuah kelompok yang terdiri dari 36 manajer senior yang bertanggung jawab untuk menjaga misi dan budaya Alibaba.

“Saya duduk bersama eksekutif senior kami 10 tahun lalu, dan bertanya apa yang akan dilakukan Alibaba tanpa saya,” kata Ma dalam wawancara dengan South China Morning Post, media yang dimiliki Alibaba.
“Saya sangat bangga bahwa Alibaba sekarang memiliki struktur, budaya perusahaan, tata kelola, dan sistem untuk talenta yang memungkinkan saya untuk melangkah tanpa menyebabkan gangguan.”
Soal aktif di bidang kemanusiaan
Setelah memasuki masa pensiun, Jack Ma dikabarkan akan lebih banyak mendedikasikan waktu dan kekayaannya untuk kegiatan kemanusiaan melalui Jack Ma Foundation, mengikuti jejak pendiri Microsoft Corp Bill Gates.
“Ada banyak hal yang dapat saya pelajari dari Bill Gates. Saya tidak pernah bisa menjadi kaya, tetapi satu hal yang dapat saya lakukan lebih baik adalah pensiun lebih awal, ”kata Ma saat wawancara pekan lalu dengan Bloomberg Television.
“Saya pikir suatu hari nanti, dan segera, saya akan kembali mengajar. Ini adalah sesuatu yang menurut saya bisa saya lakukan jauh lebih baik daripada menjadi CEO Alibaba.”

Bertepatan dengan ulang tahunnya ke-54 yang jatuh pada 10 September 2018, Ma akan mengungkap rencana manajemen Alibaba Grup dalam 10 tahun ke depan.
Alibaba adalah perusahaan yang berbasis di Hangzhou, China, yang dimulai sebagai bisnis e-commerce yang didirikan dengan 60 ribu dolar AS, dan dalam waktu kurang dari dua dekade telah berkembang menjadi perusahaan teknologi raksasa senilai 420 miliar dolar AS.
Alibaba kini menjalani bisnis di bidang belanja online, pembayaran tanpa uang tunai, komputasi awan, kecerdasan buatan, dan bahkan film-film Hollywood. Alibaba memiliki lebih dari 86.000 karyawan.
