Amazon Bangun Data Center Rp 40 Triliun di Jawa Barat

16 November 2020 18:29 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Amazon Web Services. Foto: Salvador Rodriguez/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Amazon Web Services. Foto: Salvador Rodriguez/Reuters
ADVERTISEMENT
Raksasa teknologi asal AS, Amazon, dilaporkan akan berinvestasi hingga Rp 40 triliun di Jawa Barat. Investasi ini dilakukan melalui unit bisnis Amazon Web Services (AWS) untuk membangun data center di provinsi tersebut.
ADVERTISEMENT
Kabar investasi tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam pembukaan acara West Java Investment Summit (WJIS) 2020 yang berlangsung pada Senin (16/11). Ridwan menjelaskan, Amazon akan membangun tiga data center di Jawa Barat.
"Dengan senang hati saya melaporkan kepada Anda, Amazon, salah satu perusahaan digital terbesar, menurut saya pemilik Amazon, Jeff Bezos adalah orang terkaya di dunia. Dia telah menginvestasikan sekitar Rp 30 triliun sampai Rp 40 triliun untuk membangun data center," jelasnya.
Ridwan menambahkan, adanya tiga data center Amazon diharapkan bisa mempercepat proses transformasi digital di Jawa Barat, bahkan secara luas di Indonesia hingga ASEAN.
Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil. Foto: Dok. Istimewa
"Jadi saya sangat bangga Jawa Barat menjadi tulang punggung data center yang dapat melayani tidak hanya Indonesia tetapi juga perusahaan digital di ASEAN," terangnya.
ADVERTISEMENT
Dari tiga lokasi data center di Jawa barat, baru satu yang terungkap yaitu pembangunan akan dilakukan di wilayah Karawang. Sementara dua lokasi lainnya masih dalam tahap pembahasan.
Infrastructure Country Manager - Australia and Indonesia AWS, Luke Mackinnon mengatakan, belum bisa menyebutkan lokasi lain dari pembangunan data center Amazon di Jawa Barat. Data center AWS di Indonesia yang rencananya akan beroperasi pada akhir 2021 atau awal 2022.
Mackinnon menjelaskan, pemilihan Indonesia sebagai lokasi data center Amazon menjadi langkah yang strategis. Indonesia disebutnya memiliki peluang yang besar dalam perkembangan ekonomi digital ke depannya.
"Kami melihat Indonesia memiliki peluang yang luar biasa dengan perekonomian yang berkembang pesat. Dan yang jelas sedang bertransisi ke dunia digital. Posisi yang sangat baik untuk memanfaatkan layanan Amazon dalam hal ekspansi," katanya dalam konferensi pers WJIS 2020.
Amazon Web Services. Foto: Ivan Alvarado/Reuters
Amazon memang telah menunjukkan beberapa bentuk investasi mereka di Indonesia. Tahun 2018 lalu, Amazon membuka kantor AWS perwakilan di Indonesia untuk mendukung basis pelanggan mereka di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Adanya data center Amazon di Indonesia secara teknis akan meningkatkan kecepatan akses server, sehingga para pengguna AWS yang sedang melakukan bisnis bisa memproses permintaan dari pelanggannya. Hal ini merupakan upaya AWS untuk mengurangi risiko latensi atau jeda akses ke server yang mungkin berdampak pada kelangsungan bisnis.