Cara Aktifkan PIN dan OTP Google Authenticator di Tokopedia Agar Tak Diretas

Platform belanja online Tokopedia dilaporkan mengalami peretasan. Kabar ini mencuat setelah sebuah akun Twitter bernama Under the Breach, mempublikasi twit berisi penjelasan bahwa hacker telah mencuri 15 juta data pengguna Tokopedia yang dikoleksi dalam dua bulan dan peretasan ini terjadi pada Maret 2020.
Dari screenshot Under the Breach, si hacker yang namanya disamarkan memang mengaku punya database Tokopedia periode Maret 2020. Namun, ia tampaknya kesulitan membuka hash yang mengunci salah satu data, sehingga meminta bantuan sesama peretas yang bisa memecahkannya.
Tak berhenti sampai di situ, Under the Breach juga melaporkan bahwa aktor yang sama telah menjual 91 juta data pengguna Tokopedia di situs Raid Forums sebesar 5.000 dolar AS atau setara Rp 73,4 juta.
Tokopedia mengatakan hal yang perlu dilakukan untuk mengamankan akun saat ini ialah mengganti password akun Tokopedia. Perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia ini menekankan bahwa ganti password adalah hal yang paling penting untuk dilakukan secara berkala.
Di luar itu, pengguna dapat mengaktifkan sistem keamanan transaksi two-factor-authentication (TFA) seperti PIN atau bisa juga mengaktifkan OTP (One Time Password) dari Google Authenticator untuk memperkruat proteksi saat proses transaksi.
Dengan TFA model OTP dari Google Authenticator, pengguna bisa melacak jika terjadi percobaan login di perangkat lain karena akan muncul kode OTP (One Time Password) lewat SMS di nomor ponsel yang telah didaftarkan di Tokopedia.
Kali ini, kumparanTECH ingin berbagi cara mengaktifkan PIN dan OTP dari Google Authenticator di Tokopedia. Kita mulai dari cara mengaktifkan PIN terlebih dahulu, ya. Mari disimak:
Aktifkan PIN Tokopedia
Buka aplikasi Tokopedia di smartphone
Tekan ikon Akun yang ada di pojok kanan bawah.
Tahapan mengaktifkan fitur PIN di Tokopedia untuk amankan transaksi. Foto: kumparan Masuk ke Pengaturan dengan menekan ikon gear di bagian kanan atas aplikasi.
Masuk ke Akun.
Tahapan mengaktifkan fitur PIN di menu Pengaturan aplikasi Tokopedia. Foto: kumparan Di bagian Keamanan, pilih opsi PIN Tokopedia.
Tahapan mengaktifkan fitur PIN di aplikasi Tokopedia untuk amankan transaksi e-commerce. Foto: kumparan Tekan Buat PIN Tokopedia.
Kemudian buat 6 digit PIN Tokopedia. Sebagai catatan, Tokopedia tidak mengizinkan pembuatan PIN dengan kombinasi berpola, tanggal lahir atau nomor telepon.
Selesai. Permintaan untuk memasukkan PIN akan muncul setiap kali pengguna melakukan transaksi belanja online lewat Tokopedia.
Aktifkan OTP Google Authenticator di Tokopedia
Sementara untuk memperkuat sistem keamanan menggunakan TFA dengan OTP, kamu bisa mengaktifkannya di laptop atau komputer dan membuka situs web Tokopedia. Berikut langkahnya.
Masuk ke website Tokopedia di https://www.tokopedia.com/
Login akun Tokopedia dengan memasukan email/nomor HP dan password.
Jika sudah, arahkan kursor ke foto atau ikon Profil. Kemudian muncul opsi di bawahnya, pilih Pengaturan.
Cara Pasang Two-Factor Authentication Lewat OTP di Tokopedia Foto: Astrid Rahadiani Putri/kumparan Kamu akan dibawa masuk ke Profil Tokopedia. Klik opsi pengaturan paling kanan, Google Authenticator.
Klik Aktifkan Google Authenticator. Akan muncul QR Code untuk mengaktivasi OTP.
Cara Pasang Two-Factor Authentication Lewat OTP di Tokopedia Foto: Astrid Rahadiani Putri/kumparan Download aplikasi Google Authenticator di Google Play Store atau Apple App Store.
Scan QR code yang muncul di website lewat ponsel yang sudah terpasang Google Authenticator untuk mendapatkan 6 digit kode untuk autentikasi.Masukan 6 digit kode tersebut.
Pilih salah satu metode untuk mendapatkan kode verifikasi, bisa lewat SMS atau WhatsApp.
Tokopedia akan mengirimkan kode OTP lewat metode yang kamu pilih. Masukkan kode tersebut di kolom yang tersedia.
Selesai. Kamu akan selalu mendapatkan SMS autentikasi jika ada seseorang yang ingin mencoba masuk ke akun Tokopedia.
Tokopedia telah merespons laporan peretasan jutaan akun pengguna. VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, mengatakan pihaknya telah menemukan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia, namun Tokopedia memastikan, informasi penting pengguna, seperti password, tetap berhasil terlindungi.
Tokopedia mengaku terus melakukan investigasi terkait laporan ini dan menyatakan komitmen untuk meningkatkan keamanan data pribadi.
Pernyataan lengkap Tokopedia dalam merespons kasus ini bisa dibaca pada tautan berita di bawah ini:
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
****
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
