Kumparan Logo

Cara Cek HP Kamu Disadap atau Tidak untuk Target Iklan

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi membaca pesan di ponsel. Foto: StockSnap via Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membaca pesan di ponsel. Foto: StockSnap via Pixabay

Ada banyak isu bahwa handphone (HP) yang sedang kita pakai itu bisa disadap untuk keperluan target iklan. Misalnya, kita sedang membicarakan produk tertentu dekat HP diletakkan, tiba-tiba ketika membuka media sosial atau sedang browsing, iklan produk tersebut muncul di layar.

Sebagian besar dari kita curiga smartphone dapat mendengarkan percakapan pribadi saat tidak sedang digunakan. Penggunaan asisten digital seperti Siri, Google Assistant, dan Alexa dianggap dapat mendengarkan percakapan pengguna smartphone sepanjang waktu.

Hal ini terkadang dikaitkan dengan membantu pemasar mengarahkan iklan bertarget ke media sosial, hasil pencarian, dan news feed pengguna. Banyak orang yang merinding akan hal tersebut dan menganggapnya sebagai pelanggaran privasi.

Dikutip 9News, pakar privasi digital NordVPN menjelaskan ada beberapa cara untuk memastikan dengan pasti apakah HP kamu mendengarkan percakapan pribadi atau tidak, dan cara untuk meminimalkan kemungkinan hal itu terjadi.

Ilustrasi menggunakan smartphone. Foto: Jenny Kane/AP Photo

Cara mengetahui apakah HP memata-matai kamu

Para ahli mengatakan cara terbaik untuk memeriksa apakah HP yang digunakan sedang memata-matai kamu adalah dengan memasang jebakan. Kamu bisa pilih topik yang biasanya tidak terkait dengan keseharian dan tidak akan pernah dibicarakan dalam waktu dekat. Misal, topik yang dipilih adalah "liburan ke Labuan Bajo."

Jangan gunakan ponsel atau perangkat lain, seperti laptop atau PC di sekitar untuk mencari topik liburan ke Labuan Bajo tersebut di Google atau yang lainnya. Pikirkan daftar kata kunci yang terkait topik yang mudah ditemukan di mesin pencari.

Sekarang bicarakan topik yang kamu sudah pilih dengan lantang di dekat ponsel. Contoh, membicarakan topik liburan ke Labuan Bajo dengan teman atau monolog. Coba lakukan ini selama beberapa menit dan ulangi selama beberapa hari.

Sekarang jebakannya telah dipasang, jika kamu mulai melihat iklan muncul di media sosial, di bawah mesin pencari atau di news feed kamu, itu berarti kemungkinan besar HP memang sedang mendengarkan atau memata-matai.

Ilustrasi smartphone. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Mengapa pelanggaran privasi sering terjadi?

Saat seseorang menggunakan asisten digital atau aplikasi lain di smartphone, mereka menyetujui syarat dan ketentuan penyedia layanan. Daniel Markuson, salah satu pakar privasi digital NordVPN, mengatakan pengguna harus meninjau izin aplikasi di HP yang telah diberikan secara teratur.

"Setelah akses diberikan, aplikasi dapat melakukan apa pun yang diinginkannya dengan data itu. Jadi, buat rutinitas untuk meninjau izin aplikasi ponsel Anda dan berpikir dua kali sebelum menyetujui permintaan aplikasi," kata Markuson.

Dia mengatakan beberapa aplikasi mungkin mencoba mengakses mikrofon HP tanpa alasan apa pun. Ini memungkinkan pihak luar untuk memata-matai kamu secara diam-diam dan mengumpulkan data penargetan iklan, bahkan ketika kamu tidak menggunakan aplikasi tersebut.

"Jangan terlalu banyak berbagi informasi dengan ponsel kamu. Semakin sedikit yang diketahui, semakin baik," katanya.

Markuson menjelaskan kamu harus memeriksa pengaturan smartphone dan memastikan bahwa aplikasi hanya dapat mengakses perangkat yang diperlukan untuk melakukan pekerjaannya.

Kamu bisa sesekali menghapus aktivitas data aplikasi dan mematikan fungsi perekaman suara atau audio juga dapat membantu. Kemudian, bisa juga memasang jaringan pribadi virtual (virtual private network/VPN) pada HP yang akan menutupi alamat IP dan mengenkripsi situs web yang kamu akses saat browsing, sehingga meningkatkan privasi.