Kumparan Logo

Cara Hapus Akun WhatsApp

kumparanTECHverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengguna laptop dan perangkat seluler terlihat di sebelah proyeksi layar logo Whatsapp. Foto: REUTERS / Dado Ruvic
zoom-in-whitePerbesar
Pengguna laptop dan perangkat seluler terlihat di sebelah proyeksi layar logo Whatsapp. Foto: REUTERS / Dado Ruvic

Meski telah lama menjadi aplikasi chat paling populer di dunia, WhatsApp bukanlah aplikasi paling bijaksana. Salah satu contohnya ialah kebijakan privasi baru yang dibuat perusahaan dan memaksa pengguna untuk menyetujuinya.

Peraturan ini membuat banyak orang resah, karena pengguna diminta membagikan datanya di WhatsApp ke Facebook, induk dan pemilik si aplikasi pesan tersebut. Apabila tidak menyetujui peraturan tersebut hingga 15 Mei mendatang, maka pengguna tidak akan bisa mengakses akun mereka lagi secara penuh.

Jika kamu tidak ingin menyetujui aturan tersebut, ada baiknya kamu menghapus akun sebelum WhatsApp menutup akses tanpa sempat menonaktifkannya. Berikut cara mudah hapus akun WhatsApp secara permanen.

  1. Buka aplikasi WhatsApp

  2. Tekan ikon titik tiga di pojok kanan atas

  3. Pilih Settings > Account > Delete my account

  4. Masukkan nomor WhatsApp lengkap dengan kode negara

  5. Tekan ‘Delete my account

  6. Akan muncul pilihan alasan mengapa kamu menghapus akun tersebut. Pilih salah satu alasannya

  7. Tekan ‘Delete my account’

Aplikasi pesan Facebook Messenger dan WhatsApp di iPhone. Foto: REUTERS/Phil Noble

Perlu diingat, penghapusan akun WhatsApp adalah hal yang permanen dan tidak bisa dibatalkan. Meski begitu, proses penghapusan semua informasi terkait akun tersebut akan berlangsung selama 90 hari mulai dari saat pertama akun dihapus.

Sebagai informasi, dalam aturan baru, WhatsApp akan WhatsApp mengubah cara memproses data, layanan akun bisnis dapat mengakses layanan di Facebook untuk menyimpan dan mengelola obrolan di WhatsApp, serta bermitra dengan Facebook, serta menawarkan integrasi yang lebih dalam di semua produk perusahaan.

Sementara untuk data-data pribadi yang dikumpulkan WhatsApp adalah level baterai, kekuatan sinyal, versi aplikasi, sistem operasi, jaringan seluler, informasi koneksi (termasuk nomor telepon, operator seluler atau ISP), bahasa dan zona waktu, alamat IP, informasi operasi perangkat, serta pengidentifikasi (termasuk pengidentifikasi unik Produk Perusahaan Facebook yang dikaitkan dengan perangkat atau akun yang sama).

Ada juga informasi tentang bagaimana cara mengirim pesan, panggilan suara dan video, grup chat, status yang dilihat, foto profil dan waktu terakhir online di WhatsApp. Banyak juga, ya?