Kumparan Logo

Cara Nyawer YouTuber Pakai Super Sticker, Sudah Bisa di Indonesia

kumparanTECHverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi menonton Youtube. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menonton Youtube. Foto: Shutter Stock

YouTube sudah menambah opsi monetisasi baru untuk YouTuber Indonesia yang suka live streaming. Berdasarkan kumparanTECH, YouTuber sudah bisa menerima saweran atau donasi dalam bentuk mata uang rupiah lewat fitur baru Super Sticker.

Super Sticker adalah salah satu medium donasi kepada YouTuber. Ada beberapa cara donasi lain, seperti Super Chat dan langganan (membership).

Super Sticker ini baru bisa digunakan untuk mata uang rupiah baru-baru ini. Perlu dicatat, kreator harus mengaktifkan fiturnya di pengaturan monetisasi agar penonton dapat menyawernya via Super Sticker.

Untuk kamu yang ingin memberikan saweran kepada YouTuber favorit sebagai cara untuk mendukungnya, bisa ikuti langkah-langkah berikut ini.

Cara Nyawer YouTuber Pakai Rupiah Lewat Fitur Super Sticker

Ketika YouTuber favorit sedang live streaming, kamu bisa memberinya saweran atau donasi menggunakan Super Sticker.

  1. 1. Masuk ke kanal favorit kamu yang sedang live streaming

    Fitur ini tidak dapat digunakan offline.

  2. 2. Klik logo dolar di kanan bawah

    Pada kanan bawah terdapat logo dolar. Jika menonton di desktop, logo ini ada di sisi kanan.

  3. 3. Pilih metode donasi

    Ada tiga pilihan donasi ke streamer, Super Sticker, Super Chat, hingga Langganan. Klik Super Sticker

  4. 4. Pilih stiker dan pilih nominal

    Ada banyak variasi stiker dari bermacam range harga. Emoji biasa punya nilai Rp 9.900, dan yang paling mahal ada Rp 500.000

  5. 5. Selesaikan pembayaran

    Pembayaran dapat dilakukan dengan Play Store atau e-wallet.

Ketika YouTuber sedang live streaming, penonton dapat memilih nominal donasi berdasarkan harga Super Sticker. Nominalnya mulai dari Rp 9.900 hingga Rp 500.000, belum termasuk pajak.

Uang yang masuk ke kanal YouTuber akan dipotong biaya platform sekitar 30 persen. Biaya yang sangat besar jika dibandingkan platform donasi yang sudah sering digunakan YouTuber Indonesia, seperti SociaBuzz dan Saweria, yang mengambil hanya 5 persen dari total saweran kreator.