Chatting Mesum Orang Terkaya di Dunia Dijual Rp 2,8 Miliar

Hubungan terlarang antara orang terkaya di dunia, Jeff Bezos, dengan presenter Lauren Sanchez, kembali muncul ke permukaan. Ternyata, sosok yang menyebarkan pesan mesum Bezos ke media National Enquirer bukanlah sahabat Lauren, melainkan saudara kandung Lauren sendiri yang bernama Michael Sanchez.
Pesan-pesan mesum yang dikirimkan Bezos kepada selingkuhannya tersebut dijual oleh Michael kepada media National Enquirer untuk dipublikasikan. Hubungan antara Bezos dan Lauren diketahui publik pada Januari 2019.
Michael mengaku ia adalah pelaku yang membocorkan pesan mesum itu dan bersikeras bahwa apa yang dilakukannya itu untuk melindungi Lauren dan Bezos. Ia ingin hubungan terlarang mereka dipublikasikan.
"Tujuan saya hanya untuk melindungi Jeff, Lauren, orang tua saya, dan keponakan-keponakan saya," ujar Michael, kepada Fox News.
Sebagai kompensasi kepada Michael atas SMS mesum itu, National Enquirer memberi USD 200 ribu atau sekitar Rp 2,8 miliar, demikian dilaporkan The Wall Street Journal.
Diketahui, Michael adalah seorang talent manager yang juga terlibat dalam pekerjaan Lauren sehari-hari. Penyebaran SMS mesum ini besar kemungkinan didorong oleh motif politik.
Hal ini terungkap oleh Gavin de Becker, penyelidik yang bekerja untuk membantu Bezos mengungkap kebocoran pesan mesum tersebut. Kesimpulan ini ditarik berdasarkan hubungan Michael sebagai pendukung vokal Presiden Donald Trump.
Bezos sebelumnya mengatakan bahwa National Enquirer mengancam akan mempublikasikan SMS tersebut, termasuk foto vulgar di dalamnya, kecuali ia melakukan syarat yang diminta. Ia diminta untuk menyangkal hasil investigasi tentang perusahaan induk National Enquirer, American Media Inc. (AMI), bahwa mereka tidak pernah memiliki motivasi untuk berpolitik atau dipengaruhi oleh kekuatan politik.
Diketahui, AMI yang merupakan induk perusahaan National Enquirer sedang menghadapi kontroversi hukum terkait metode perusahaan yang dianggap ingin melindungi citra Presiden Donald Trump. AMI disebut membeli hak eksklusif tentang sebuah informasi untuk mencegah pemberitaan buruk tentang Trump.
Sementara itu, Bezos yang merupakan pemilik media The Wahington Post dan pendiri raksasa e-commerce Amazon, selalu menjadi sasaran penyerangan Trump di Twitter. Publik menilai ada indikasi kalau pihak pendukung Trump melakukan ancaman ini kepada Bezos.
Meski Michael mengaku bahwa ia adalah pelaku pembocor SMS mesum, namun ia mengelak menjadi pihak yang menyebarkan foto vulgar Bezos yang ia kirimkan kepada Lauren. Saat ini foto itu juga dimiliki oleh National Enquirer meski tidak dipublikasikan.
Foto-foto yang dimaksud termasuk foto vulgarnya mengenakan bokser ketat berwarna hitam, foto pose setengah telanjang dengan menggunakan handuk di kamar mandi, hingga foto penis. Kumpulan gambar itu dikirim kepada pengacara Bezos, Gavin de Becker, yang disewa Bezos untuk menyelidiki National Enquirer.
Meski ancaman tersebut nyata adanya, Bezos mengatakan dalam tulisannya jika ia tidak akan menuruti keinginan National Enquirer.
