Drone yang Bisa Angkut Orang Berhasil Diuji Coba di China
Drone yang dapat mengangkut orang pertama di dunia, EHang 184, berhasil diuji coba di Kota Guangzhou, China. Drone tersebut dikembangkan perusahaan teknologi EHang.
Dengan menumpangi drone itu, para penumpang hanya perlu duduk di kabin kecil dan mengenakan sabuk pengaman. Setelah itu, drone akan diterbangkan dengan sistem penerbangan otomatis.
“Tidak pernah ada transportasi udara yang benar-benar bisa mengudara dengan otomatis, jadi pesawat tanpa awak tampak masih jauh dari jangkauan orang-orang awam,” kata CEO EHang, Hu Huazhi, seperti dikutip dari ABC, Kamis (8/2).
“Tapi dengan suksesnya uji coba kami hari ini, itu berarti adegan-adegan yang biasa kita lihat di film-film fiksi sains sudah begitu dekat untuk jadi kenyataan.” jelasnya.
EHang 184 terbang dengan menggunakan sumber tenaga listrik. Ketika terbang, drone ini dapat mengangkut satu orang penumpang dengan maksimal berat badan 100 kg. Drone ini mampu terbang selama 23 menit dengan kecepatan maksimal 100 km per jam.
EHang mengklaim drone tersebut telah diuji coba lebih dari 1.000 kali. EHang 184 didesain untuk menahan kecepatan angin bertekanan 50 km per jam.
Menurut mereka, EHang 184 akan berguna banyak bagi masyarakat. Mulai dari transportasi pribadi, ambulans terbang hingga pariwisata.
“Pesawat tanpa awak ini akan membantu warga menghindari macet di jalan-jalan. Tapi kami juga sedang mengembangkan aplikasi lainnya. Kami memikirkan tentang angkutan transportasi darurat, atau kami bisa juga mengantar pasien ke rumah sakit, atau transportasi pariwisata. Kalian tahu, seperti terbang dari satu pulau ke pulau lain,” ungkap pendiri EHang, Derrick Xiong.
Drone berteknologi canggih itu rencananya akan dipasarkan mulai tahun 2019 dengan harga 200 ribu sampai 300 ribu dolar AS.
