kumparan
10 Okt 2019 10:48 WIB

Gojek Rekrut Mantan Karyawan NASA Jadi Bos Keamanan Informasi

George Do, mantan teknisi NASA yang kini jadi Chief Information Security Officer (CISO) Gojek. Foto: Gojek
Gojek baru saja menunjuk George Do sebagai Chief Information Security Officer (CISO) yang akan berbasis di kantor Gojek Singapura. Ia adalah mantan teknisi di lembaga National Aeronautics and Space Administration (NASA).
ADVERTISEMENT
Sebagai startup penyedia layanan on-demand yang memegang jutaan data sensitif pengguna dan mitra, tentu keamanan menjadi hal yang patut diperhitungkan. Untuk itu, Do akan bertanggung jawab untuk mengawasi keamanan perusahaan, termasuk hal-hal terkait portfolio aplikasi, produk, serta layanan.
Ia juga akan mengawasi keamanan informasi Gojek secara keseluruhan. Do juga berwenang atas strategi keamanan informasi terkait tata kelola, serta risiko dan kepatuhan.
Berdasarkan profil LinkedIn Do, ia memulai kariernya di Ames Research Center NASA di California sebagai teknisi keamanan informasi. Di sana, ia memimpin penyelidikan insiden keamanan, melakukan penilaian risiko dan uji penetrasi, dan melindungi aset informasi pemerintah.
Logo baru GOJEK. Foto: Astrid Rahadiani Putri/kumparan
Sebelum menjadi bagian dari Gojek, Do juga merupakan CISO di perusahaan data center Equinix, lalu perusahaan investasi real estate yang terdaftar di Nasdaq. Ia menggeluti profesi itu selama lebih dari sepuluh tahun.
ADVERTISEMENT
Di perusahaan yang sama, ia bertanggung jawab atas keamanan semua produk dan layanan perusahaan. Ia juga pernah memegang jabatan sebagai kepala keamanan di beberapa perusahaan teknologi, seperti CenturyLink, TiVo, Exodus dan Savvis.
"Keahlian mendalam Do akan menjadi semakin bernilai dengan kepemimpinannya yang akan memungkinkan perusahaan melindungi bisnisnya dengan lebih baik, dan membuat pengalaman menggunakan Gojek menjadi lebih aman, bisa diandalkan, dan menyenangkan bagi pengguna," kata CTO Gojek Group, Ajey Gore, dalam siaran pers yang diterima kumparanTECH.
Sebelumnya, Gojek pernah terlibat dalam beberapa kasus kebocoran data dan celah keamanan. Mengingat hal itu bisa terjadi lagi di masa mendatang, ini adalah langkah tepat untuk Gojek kembali menata kemanan perusahaan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan