Indosat Bantah Pegawai Lintasarta Orang Dalam Pembocor Akses PDNS
·waktu baca 2 menit

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) membantah isu pegawai Lintasarta diduga sebagai 'orang dalam' yang turut berperan menjadi penyebab server Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) terenkripsi.
SVP Head of Corporate Communications IOH, Steve Saerang, mengatakan oknum yang dikabarkan sudah bukan lagi karyawan Lintasarta.
Kami menegaskan bahwa oknum yang diduga terkait dengan Pusat Data Nasional (PDN) sudah tidak memiliki hubungan dan/atau kontrak kerja dengan Lintasarta sejak Agustus 2021.
- Steve Saerang, SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison -
Lintasarta sendiri merupakan anak usaha Indosat. Perusahaan bergerak di bidang penyedia jasa komunikasi data, internet, dan IT Services.
Jaringan Lintasarta disewa oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam penyelenggaraan PDNS, dengan infrastrukturnya dari Telkomsigma.
Steve menambahkan, IOH Group bersama seluruh anak usahanya, termasuk Lintasarta, menjunjung integritas tinggi dan menjaga kepercayaan yang diberikan pelanggan dalam menjalankan pekerjaannya.
"Hal ini merupakan bagian dari penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik demi menjaga kualitas layanan dan pengalaman bagi seluruh pelanggannya," kata Steve dalam pernyataan resmi yang diterima kumparan, Kamis (4/7).
Info 'orang dalam' ini diunggah oleh akun @kafiradikalis di media sosial X (dulu Twitter). Oknum berinisial DPA disebut membocorkan akses VPN dari PDN ke internet.
Dia bahkan me-mention Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid dalam unggahannya. Komisi I adalah mitra kerja Kominfo, BSSN, dll.
