Kumparan Logo

Indosat dan Tri Kebut Integrasi Jaringan dalam Setahun Usai Merger

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Indosat Ooredoo dan Hutchison Tri (3) Indonesia resmi merger jadi Indosat Ooredoo Hutchison. Pamer logo baru. Foto: Aulia Rahman Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Indosat Ooredoo dan Hutchison Tri (3) Indonesia resmi merger jadi Indosat Ooredoo Hutchison. Pamer logo baru. Foto: Aulia Rahman Nugraha/kumparan

Indosat Ooredoo dan Hutchison Tri Indonesia akan fokus mengintegrasi jaringan usai merger, dalam kurun waktu satu tahun. Perampungan jaringan diharap akan selesai pada 4 Januari 2023 di seluruh Indonesia.

“Jadi jaringan kami akan disatukan semuanya. Yang pakai 3 akan bisa pakai jaringan yang existing. Yang pakai IM3 juga pada saat mereka ke daerah yang ter-cover Tri mereka juga bisa pakai jaringan itu,” jelas Steve Saerang, SVP-Head Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison saat ditemui dalam acara peluncuran program pemberdayaan UMKM di Kuta Mandalika, Jumat (11/3).

Melihat kondisi geografis Indonesia, kata Steve, belum ada operator yang mengintegrasikan dua jaringan dalam satu. Rata-rata waktu yang dibutuhkan biasanya dua hingga tiga tahun lamanya.

Dalam integrasi itu juga perusahaan akan mengatur spektrum dengan frekuensi yang ada dengan fokus pada kebutuhan yang ada saat ini.

Kedua operator punya 100 juta pelanggan

Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia merger jadi Indosat Ooredoo Hutchison. Foto: Indosat Ooredoo Hutchison

Indosat dan Tri sebelumnya telah menandatangani Perjanjian Penggabungan Bersyarat dengan transaksi senilai 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 85,5 triliun pada 16 September 2021 lalu.

Merger keduanya juga telah disetujui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada November lalu dan Kemenkumham pada awal tahun ini.

Berdasarkan surat keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan kepada Bursa Efek Indonesia pada akhir tahun lalu, Indosat akan memimpin perusahaan merger dengan proporsi 67,4 persen dan Hutchison Tri Indonesia mengendalikan 32,6 persen kepemilikan saham.

“Hari ini menandai dimulainya babak baru yang menarik bagi Indosat Ooredoo Hutchison. Saya merasa terhormat untuk memimpin perusahaan yang bersatu menjadi lebih besar dan lebih kompetitif, dengan didukung oleh pengalaman kelas dunia dan keahlian lokal yang terbukti, dalam upaya untuk menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia

Indosat Ooredoo dan Hutchison Tri Indonesia memiliki sekitar 100 juta pelanggan seluler. Perusahaan merger keduanya diproyeksikan akan meraup pendapatan hingga 3 miliar dolar AS per tahun.