Indosat Luncurkan IDCamp 2025, Siap Cetak 2 Juta Talenta AI di Indonesia
ยทwaktu baca 3 menit

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali menghadirkan program beasiswa coding, IDCamp 2025 pada Rabu, (24/9), di Jakarta. IDCamp merupakan jembatan nyata bagi generasi muda untuk meraih karier di bidang teknologi.
Berdasarkan riset World Bank dan McKinsey memperkirakan lebih dari 9 juta talenta digital akan dibutuhkan pada 2030, khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI), data, dan automasi industri. Pada saat yang sama, nilai pasar AI di Indonesia diproyeksikan mencapai 2,4 miliar dolar AS atau Rp 39 triliun (kurs Rp 16.664) pada 2025.
Hal ini mendasari kehadiran IDCamp sebagai salah satu inisiatif dalam mendukung tersedianya pembelajaran digital yang relevan dan berkelanjutan.
IDCamp 2025 akan berfokus besar pada pengembangan keterampilan kecerdasan buatan. Langkah ini menjadi awal target ambisius Indosat untuk melatih 2 juta talenta AI Indonesia yang siap dalam menghadirkan era ekonomi digital.
Talenta digital merupakan fondasi utama transformasi Indonesia di era global. Oleh karena itu, Indosat berkomitmen untuk membekali 2 juta talenta dengan kemampuan AI, memastikan mereka siap menghadapi masa depan.
- Vikram Sinha, President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison -
"Didukung penuh oleh ekosistem mitra global kami, seperti Nvidia, Cisco, UiPath, Mastercard, Google, dan lainnya, komitmen ini terwujud melalui peluncuran program IDCamp," ujar Vikram. "Dengan menyediakan akses inklusif ke pembelajaran digital, kami tidak hanya meningkatkan daya saing individu, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di peta ekonomi digital global, sejalan dengan tujuan besar kami untuk memberdayakan Indonesia."
Soal IDCamp Indosat
Sejak pertama kali hadir di 2019, IDCamp sudah memberikan manfaat ke lebih dari 380 ribu peserta. Dari jumlah itu, 120 ribu lulusan berhasil meniti karier di dunia teknologi, bahkan saat ini sudah ada yang bekerja di perusahaan global. Secara ekonomi, program ini tercatat telah menyumbang dampak hingga lebih dari Rp 680 miliar.
Metode pembelajaran IDCamp disusun agar selaras dengan tren industri masa kini. IDCamp 2025 menghadirkan dua program baru, yaitu:
AI Development Track
Mempersiapkan peserta untuk mengisi peran strategis seperti AI Engineer, MLOps Engineer, Generative AI Engineer, dan Data Scientist, dengan fokus pada pengembangan solusi AI yang praktis dalam menghadapi tantangan teknologi masa depan.
AI Integration Track
Mengasah keterampilan coding peserta untuk mengintegrasikan AI ke dalam pengembangan aplikasi Android, Multi-platform, serta Front-End dan Back-End, yang bertujuan untuk membangun aplikasi yang dapat meningkatkan fungsionalitas dan pengalaman pengguna.
Dengan dua program ini, IDCamp menghadirkan pembaruan strategis untuk melengkapi program fundamental dan memastikan kurikulum yang digunakan tetap relevan dengan kebutuhan di industri.
Tidak hanya itu, tahun ini IDCamp memperluas dampak melalui program interaktif berbasis AI, termasuk IDCamp Bootcamp khusus penyandang disabilitas, pengajar, dan jurnalis guna mendorong akses setara serta literasi AI lintas profesi.
IDCamp Connect akan digelar secara hybrid, menyatukan sesi daring dan tatap muka diperbaiki kota, seperti Riau, Samarinda, dan Purwokerto untuk memperkuat ekosistem talenta digital di seluruh Indonesia.
Indosat membuka pendaftaran IDCamp 2025 yang berlangsung dari 24 September hingga 27 Desember 2025 melalui situs resmi idcamp.ioh.co.id. Dengan proses pendaftaran yang dirancang sederhana dan inklusif, peserta hanya perlu membuat akun, melengkapi data diri, lalu memilih kelas sesuai minat dan kebutuhan.
Seluruh program dapat diakses secara gratis, sehingga memberikan peluang belajar digital yang merata bagi generasi muda di seluruh Indonesia.
Reporter: Muhamad Ardiyansyah
