Kemendikbud: Konsep Smart Campus Bisa Jadi Pelopor Lingkungan Cerdas

5 September 2021 12:36 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Dirjen Dikti Kemendikbud, Nizam. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dirjen Dikti Kemendikbud, Nizam. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
ADVERTISEMENT
Konsep Smart Campus melalui digitalisasi kampus di masa depan diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang cerdas. Digitalisasi juga diharapkan dapat menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Dirjen Dikti Kemendikbud, Prof Nizam.
ADVERTISEMENT
"Melalui program Smart Campus, digitalisasi kampus masa depan diharapkan kampus menjadi pelopor dalam membangun lingkungan cerdas, sehingga mampu mendukung meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat," kata dia dalam keterangannya di kegiatan Riset Tranformasi Digital dan Kampus Cerdas Indonesia yang diadakan oleh Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC) pada Sabtu (4/8).
Hal senada dikatakan Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Rina Indiastuti. Menurut dia, digitalisasi kampus harus mampu menciptakan kesejahteraan sosial bagi lingkungan sekitarnya.
"Teknologi saja tidak cukup dalam membangun smartization jika tidak menciptakan kesejahteraan sosial" jelas Rina.
Ilustrasi kampus. Foto: Pixabay
Sementara Ketua APIC Suhono H. Supangkat mengatakan, kegiatan itu diadakan sebagai bentuk kontribusi APIC dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan. Konsep Smart Campus muncul dari konsep pembangunan Smart City yang dikembangkan oleh Suhono.
ADVERTISEMENT
Menurut Suhono, Smart Campus merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan nilai melalui pemanfaatan Information, Communication and Technology (ICT). Dia menilai kampus yang baik bukan melulu paling canggih dalam mengelola teknologi, tapi juga dapat bermanfaat bagi lingkungannya.
"Sama halnya dengan manusia, anak yang cerdas bukanlah anak yang diberikan teknologi paling canggih. Maka dari itu, kampus cerdas adalah kampus yang dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki dengan efektif dan efisien," papar dia.
"Diharapkan kegiatan ini dapat menjawab tantangan pendidikan tinggi dalam mengefektifkan segala aktivitas kampus untuk meningkatkan kualitas hidup baik Internal civitas akademika maupun masyarakat umum."