Kumparan Logo

Kreator Game Candy Crush Garap Versi Mobile Call of Duty

kumparanTECHverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Call of Duty - Black Ops III. (Foto: PlayStation Store)
zoom-in-whitePerbesar
Call of Duty - Black Ops III. (Foto: PlayStation Store)

Pecinta game Call of Duty patut bersiap-siap di tahun 2017 ini. Selain game proyek besar di konsol dan PC yang rencananya dirilis tahun ini, Activision Blizzard selaku pemilik waralaba game itu juga bakal meluncurkan sebuah game mobile dari Call of Duty. Activision telah menunjuk perusahaan King untuk menggarap Call of Duty versi mobile. King sendiri dikenal sebagai pihak yang mengembangkan game mobile populer Candy Crush. King dibeli oleh Activision Blizzard pada Februari 2016 dengan nilai transaksi 5,6 miliar dolar AS. Sebuah tim baru di studio King yang berlokasi di Stockholm, Swedia, bertanggung jawab untuk pengembangan game ini. "Tantangan kami sebagai tim adalah untuk menciptakan pengalaman bermain Call of Duty di perangkat mobile yang akan berusaha untuk mengubah pengalaman konsol terbaik dari penggemar, juga membuat gebrakan baru dan meredefinisi genre game di mobile," tulis King dalam situs resmi. Tapi, King belum mengumumkan jadwal pasti perilisan game Call of Duty tersebut. "Pendekatan dan ambisi kami adalah untuk menjadi tampil segar, sosial, dan memberi kemudahan akses, sekaligus menyajikan pengalaman game yang autentik," kata King. Sejak dibeli Activision, King sebelumnya terus berfokus pada game-game mobile kasual, seperti Bubble Witch Saga dan Candy Crush Saga. Game Call of Duty akan menjadi pekerjaan pertama King dari produk Activision. Sementara untuk Call of Duty versi konsol rencananya akan diluncurkan tahun ini juga dengan konsep yang 'kembali ke akar'. Konsep futuristik yang diusung belakangan ini dalam game Call of Duty ternyata tidak disambut baik oleh penggemarnya. Oleh karena itu, Activision siap mengembalikan konsep perang tradisional dan kabarnya Call of Duty versi konsol akan memiliki judul 'World War II'. Baca juga: Call of Duty Bakal Kembali ke Latar Perang Dunia II