Kredibel.co.id, Startup dengan Pendiri Termuda di The NextDev Academy

10 September 2017 21:05
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Startup Kredibel di The NextDev 2017 Bandung. (Foto: Muhammad Fikrie/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Startup Kredibel di The NextDev 2017 Bandung. (Foto: Muhammad Fikrie/kumparan)
ADVERTISEMENT
Muhammad Ihsan dan Yudhistira Bayu Wryatsongko, tidak seperti remaja berusia 17 tahun pada umumnya yang hanya sibuk dengan pelajaran sekolah, bermain dengan teman sebayanya, atau melakukan pendekatan kepada gebetan.
ADVERTISEMENT
Pada usia tersebut, di tahun 2016, mereka justru giat dengan aktivitas lain: mendirikan sebuah startup yang ingin memberi solusi atas suatu permasalahan di kehidupan masyarakat. Satu hal yang jarang dilakukan oleh pelajar kelas 2 SMA.
Perusahaan rintisan yang mereka bangun kala itu, tepatnya tanggal 26 Maret 2016, adalah Penipu.id, yang sekarang berganti nama menjadi Kredibel.co.id. Kredibel adalah jawaban dari mereka atas permasalahan maraknya kasus penipuan belanja online.
"Kredibel kami bangun atas permasalahan seringnya seseorang, entah itu saudara atau teman, tertipu ketika berbelanja online di media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan lain sebagainya. Kami ada untuk bantu meminimalisir angka penipuan sekecil mungkin," kata Ihsan, selaku CEO Kredibel, kepada kumparan (kumparan.com).
Tampilan situs web Kredibel.co.id (Foto: Muhammad Fikrie/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan situs web Kredibel.co.id (Foto: Muhammad Fikrie/kumparan)
Kredibel disebutnya dapat mengidentifikasi toko online yang berpotensi melakukan penipuan atau tidak, berdasarkan keluhan dan laporan pengguna yang pernah menjadi korban penipuan.
ADVERTISEMENT
Laporan yang masuk harus terlebih dahulu melalui peninjauan, sebelum tersangka penipuan masuk daftar blacklist Kredibel. Mereka akan melakukan pengecekan secara rinci.
"Setiap laporan kami tinjau dulu kebenarannya, mulai dari kronologi kejadian hingga bukti penipuan. Kami tidak akan blacklist akun jika bukti tidak jelas," tambahnya.
Rintangan dan The NextDev 2016
Awal mula membangun Kredibel tidak mudah. Statusnya yang masih siswa kelas 2 SMA membuat fokus Ihsan dan Yudhis terbagi menjadi dua: pelajaran dan startup.
"Kami saat itu masih SMA, harus pintar-pintar membagi waktu antara pelajaran dan startup. Ditambah kami cuma berdua mengerjakan aplikasi, saya Front End Developer dan Yudhis Back End Developer," ujar Ihsan.
Kesulitan mendapatkan perhatian dari investor juga pernah dirasakannya. Usia yang masih muda membuat banyak pihak meragukan kemampuan mereka dalam menjalankan startup.
ADVERTISEMENT
"Beruntung kami sudah ada angel investor. Ia banyak membantu kami memberikan masukan. Di saat yang lain mengedepankan bisnis, ia justru mendorong kami untuk tetap menomorsatukan pendidikan," aku Ihsan.
Dua pendiri Kredibel.co.id (Foto: Muhammad Fikrie/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Dua pendiri Kredibel.co.id (Foto: Muhammad Fikrie/kumparan)
Kehadiran kompetisi TheNextDev 2016, sebuah program pencarian dan pembimbingan startup potensial yang diinisiasikan oleh Telkomsel, mereka coba ikuti dengan harapan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan lebih jauh sekaligus memperkenalkan Kredibel ke khalayak luas.
Siapa sangka, nasib baik menghampiri mereka di kompetisi TheNextDev 2016 dan membawa Kredibel menjadi salah satu dari 20 startup terbaik. Di kompetisi tersebut mereka juga meraih predikat "Rookie of The Year."
Kredibel terus mengalami perkembangan. Tidak hanya menyediakan layanan cek rekening dan laporkan penipuan, mereka juga punya layanan verifikasi berbayar kepada toko online yang yang aman dan terpercaya.
ADVERTISEMENT
"Kami juga punya chatbot di Line yang dapat identifikasi seseorang berpotensi melakukan penipuan atau tidak dengan memasukkan nomor rekening atau nama akun penjual," ungkap Ihsan.
Kredibel kini ikut ambil bagian dalam TheNextDev Academy 2017, bersama dengan 31 alumni finalis terbaik dari TheNextDev 2015 dan 2016. Di sana, mereka memperoleh pelatihan dari para mentor terkemuka di industri teknologi untuk mengembangkan aplikasinya secara lebih efektif, sekaligus turut berperan dalam menjaga keberlangsungan komunitas pengembang aplikasi dan ekosistem digital berbasis aplikasi.
Dengan nilai akumulatif 8,4, berdasarkan kinerja kuantitatif, kematangan produk, model bisnis yang valid, serta public speaking dan pemasaran, Kredibel berhak tampil dalam Showcase The NextDev 2017 yang berlangsung di lima kota, yakni Medan (2-3 September), Bandung (9-10 September), Yogyakarta (16-17 September), Surabaya (23-24 September) dan Makassar (30 September-1 Oktober).
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020