Kumparan Logo

Layar TV Ini Bisa Dijilat untuk Cicip Makanan yang Ditonton

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mahasiswa Universitas Meiji, Yuki Hou, menjilat layar Taste the TV (TTTV), saat demonstrasi Taste the TV (TTTV), di universitas di Tokyo, Jepang, Rabu (22/12). Foto: Kim Kyung-Hoon/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa Universitas Meiji, Yuki Hou, menjilat layar Taste the TV (TTTV), saat demonstrasi Taste the TV (TTTV), di universitas di Tokyo, Jepang, Rabu (22/12). Foto: Kim Kyung-Hoon/REUTERS

Pernah enggak kamu kepo sama rasa makanan yang lagi ditonton di acara televisi (TV)? Sekarang, seorang profesor Jepang telah menemukan solusi dari masalah kamu itu: TV yang layarnya bisa dijilat untuk mencicip rasa makanan yang lagi disaksikan.

Prototipe TV tersebut dinamakan Taste the TV (TTTV), dan dibuat oleh profesor Universitas Meiji bernama Homei Miyashita. Inovasi itu dikembangkan untuk menciptakan pengalaman menonton multi-indera — memungkinkan kamu bisa menonton makanan sembari merasakannya.

Perangkat TTTV diciptakan menggunakan korsel dari 10 tabung rasa. Tabung tersebut nantinya dapat menyemprotkan rasa yang berbeda dalam kombinasi yang beragam untuk menciptakan rasa makanan tertentu. Sampel rasa kemudian digulung pada film higienis di atas layar TV datar untuk dicoba pemirsa.

Menurut Profesor Miyashita, seperti dikutip Reuters, TV unik buatannya sangat relevan di era COVID-19. Sebab teknologi semacam ini dapat meningkatkan cara orang terhubung dan berinteraksi dengan dunia luar.

"Tujuannya adalah untuk memungkinkan orang memiliki pengalaman seperti makan di restoran di belahan dunia lain, bahkan saat tinggal di rumah."

TTTV dibuat oleh sekitar 30 siswa yang diampu Profesor Miyashita. TV unik ini dikembangkan selama setahun terakhir.

Profesor Miyashita mengatakan, versi komersial dari TV yang bisa dijilat ini akan menelan biaya sekitar 100.000 yen (sekitar Rp 12,5 juta) untuk produksinya.

A canister of Taste the TV (TTTV) menyemprotkan rasa saat demonstrasi Taste the TV (TTTV), di universitas di Tokyo, Jepang, Rabu (22/12). Foto: Kim Kyung-Hoon/REUTERS

TTTV juga enggak cuma bermanfaat bagi penonton awam yang ingin tahu makanan yang lagi ditonton. Ia juga potensial untuk pembelajaran jarak jauh juru masak, menurut Profesor Miyashita.

Selain digunakan di TV, Profesor Miyashita juga kini tengah memasarkan teknologi semprotan rasa yang ia buat ke perusahaan-perusahaan. Salah satu pengaplikasiannya, semprotan ini dapat memberikan rasa pizza atau cokelat pada sepotong roti panggang.