Kumparan Logo

Lintasarta Rilis Intelligent Core, Dukung Transformasi AI Nasional

kumparanTECHverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lintasarta meluncurkan Inteligent Core, Jakarta, Selasa (9/6). Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Lintasarta meluncurkan Inteligent Core, Jakarta, Selasa (9/6). Thomas Bosco/kumparan

Lintasarta memperkuat komitmennya dalam mendukung akselerasi transformasi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia dengan memperkenalkan layanan andalan "Intelligent Core". Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk bertransformasi menjadi Industry Digital Infrastructure Orchestrator.

President Director & CEO Lintasarta, Armand Hermawan, menjelaskan Intelligent Core merupakan fondasi strategis yang mengintegrasikan empat kapabilitas utama atau 4C, yaitu Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI dalam satu ekosistem digital yang aman dan andal.

"Di era AI, perusahaan membutuhkan fondasi yang mampu menghubungkan teknologi menjadi hasil bisnis yang nyata. Melalui Intelligent Core ini, kami membantu pelanggan mengintegrasikan infrastruktur digital dan AI dalam satu solusi digital," ujar Armand di Jakarta, Selasa (9/6).

Lintasarta meluncurkan Inteligent Core, Jakarta, Selasa (9/6). Thomas Bosco/kumparan

Dalam kesempatan tersebut, Armand menekankan keunggulan Lintasarta yang mengonsolidasikan seluruh kapabilitas digital tersebut di bawah satu naungan perusahaan (one company), bukan terfragmentasi di berbagai entitas yang berbeda.

"Lintasarta punya semuanya dalam satu company. Kalau dengan yang lain, biasanya terpisah-pisah; ada yang di anak perusahaan, ada yang di grup, atau sister company. Di Lintasarta, semuanya within one company," jelas Armand.

Lintasarta meluncurkan Inteligent Core, Jakarta, Selasa (9/6). Thomas Bosco/kumparan

Menurutnya, model satu atap ini memberikan kelebihan dibanding struktur organisasi yang terpecah. Proses koordinasi sebagai orkestrator infrastruktur berbasis AI, konektivitas, hingga cloud diyakini bisa berjalan lebih mudah, lebih cepat, serta lebih terkontrol. Pada akhirnya, integrasi ini akan menghasilkan penawaran (offering) solusi yang lebih optimal bagi pelanggan.

Lintasarta meluncurkan Inteligent Core, Jakarta, Selasa (9/6). Thomas Bosco/kumparan

Sebagai wujud nyata dari implementasi Intelligent Core, Lintasarta juga menghadirkan pendekatan Industry Outcome Stacks yang dirancang secara spesifik untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor:

  • Secure Banking Stack: Solusi terintegrasi untuk sektor keuangan.

  • Sovereign Government Stack: Layanan untuk mendukung digitalisasi sektor pemerintahan

  • Smart Factory Stack: Optimalisasi infrastruktur digital untuk industri manufaktur

  • Connected Healthcare: Solusi konektivitas dan integrasi data untuk layanan kesehatan

  • Omnichannel Retail: Layanan digital untuk memperkuat operasional sektor ritel

President Director & CEO Lintasarta, Armand Hermawan dalam peluncuran Inteligent Core, Jakarta, Selasa (9/6). Thomas Bosco/kumparan

Saat ini, Lintasarta telah melayani lebih dari 2.300 pelanggan korporasi dengan sebaran puluhan ribu jaringan di seluruh Indonesia. Sebagai bagian dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, peran Lintasarta sebagai AI Factory diharapkan dapat terus memperkuat kedaulatan digital (digital sovereignty) nasional di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan.