Miliarder Inggris Ini Beli Radar Perang Dingin untuk Berburu UFO

8 Juli 2022 9:07
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi UFO. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi UFO. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Seorang miliarder teknologi Inggris baru-baru ini membeli radar raksasa era Perang Dingin dengan harapan dapat menemukan UFO.
ADVERTISEMENT
Awalnya dalam sebuah postingan Reddit, William Sachiti menyatakan keinginannya untuk membuat radar hidup kembali. Saat itu Sachiti telah membeli stasiun era Perang Dingin di Norwich, Inggris.
Ia membeli tempat seluas 2.322 meter persegi itu untuk menguji kendaraan tana pengemudi yang sekilas mirip dengan pesawat ruang angkasa. Bonusnya, ia mendapatkan sistem radar pertahanan udara Royal Air Force (RAF) tersebut.
“Tolong! Saya ingin menghidupkannya kembali,” tulis Sachiti. Ia juga menyertakan foto radar tua berwarna hijau tua yang mengacu pada unit radar AMES Type 84 dari era Perang Dingin. Ia punya ukuran lebar sekitar 18 meter dan tinggi 7,6 meter.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Dilansir Indiatimes, radar tersebut dapat mengirimkan gelombang mikro hingga jarak 402 kilometer. Ia juga digunakan sebagai sistem peringatan untuk memperingatkan militer Inggris jika senjata nuklir menghantam mereka.
ADVERTISEMENT
Dan selama tahun-tahun operasionalnya, 1962 hingga 1994, unit radar telah mengeluarkan sejumlah besar radiasi terionisasi.
Pada saat itu, Sachiti telah memposting utas Reddit-nya secara anonim, tetapi tidak lama kemudian utas itu menjadi viral. Ketika seseorang bertanya kepadanya mengapa ia membeli pangkalan RAF, dia mengatakan jika akan menyenangkan untuk mencoba menemukan UFO.
“Jelas untuk UFO. Saya akan menemukan cara untuk menghidupkan ini dan membiarkan orang memilih cara terbaik untuk menggunakannya,” katanya.
Sayangnya kepada Vice, Sachiti mengatakan jika itu adalah lelucon saja. Terlebih orang lain tampaknya telah menghubunginya dengan serius dengan harapan untuk menemukan UFO. Namun tak menutup kemungkinan hal ini akan dilakukan di masa depan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020