Netflix Akan Mulai Tutup Fitur Sharing Password, Bikin Sulit Bangun Bisnis
·waktu baca 3 menit

Niat Netlix menutup fitur sharing password tampaknya akan segera direalisasikan. Perusahaan akan mulai menumpas pengguna yang memanfaatkan fitur tersebut untuk berbagi akun dengan pengguna lain dalam waktu dekat.
Rencana mereka terungkap dari laporan keuangan Netflix periode kuartal keempat 2022.
Berbagi akun yang tersebar luas saat ini (100 juta lebih rumah tangga) merusak kemampuan jangka panjang kami untuk berinvestasi dan meningkatkan Netflix, serta membangun bisnis kami.
- Netflix -
“Meskipun ketentuan penggunaan kami membatasi penggunaan Netflix untuk satu rumah tangga, kami menyadari ini adalah perubahan bagi anggota yang berbagi akun secara lebih luas," tulis Netlix di laporan keuangan Q4 2022 yang dibalut dalam surat untuk para investornya.
"Saat kami meluncurkan berbagi berbayar, anggota di banyak negara juga akan memiliki opsi untuk membayar ekstra jika mereka ingin berbagi Netflix dengan orang yang tidak tinggal dengan mereka."
Setelah menutup fitur sharing password, Netflix akan mengenakan biaya tambahan bagi pengguna yang berbagi akunnya dengan pengguna lain yang tak serumah. Untuk menambah satu orang di luar rumah (household), pemilik akun bisa menambah 3 dolar AS atau sekitar Rp 44,9 ribu (kurs Rp 14.934,1).
Metode ini sudah diuji coba di Peru, Kosta Rika, dan Chile.
Selain itu, Netflix juga menyediakan paket murah dengan iklan di beberapa negara. Langganan ini bernama Basic with Ads, dan tersedia di AS, Australia, Brasil, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Meksiko, Spanyol, dan Inggris Raya.
Harga yang dibanderol adalah 6,99 dolar AS atau sekitar Rp 104 ribuan.
Pelanggan Basic with Ads akan mendapati iklan sekitar 4 hingga 5 menit per jam. Iklan muncul di awal sebelum konten tayang dan tengah film, dengan durasi 15 sampai 30 detik.
Kualitas video untuk Basic with Ads adalah 720p/HD. Sayang, pengguna yang berlangganan paket ini tidak bisa mengunduh serial tv maupun film.
Netflix juga membatasi katalog konten yang disediakan. Menurut platform streaming video itu, penyebabnya karena isu lisensi yang masih dalam proses pengerjaan.
Sharing password bikin Netflix tekor
Netflix memang sudah lama ingin mematikan fitur berbagi password yang bikin rugi perusahaan selama beberapa tahun terakhir. Namun upaya itu tertunda karena mereka begitu hati-hati dalam mengatasi isu tersebut tanpa mengorbankan konsumennya.
Ditambah, aplikasi streaming film ini malah kedatangan pelanggan baru saat lockdown di sejumlah negara gara-gara pandemi COVID-19. Sayangnya berita baik ini tak berlangsung lama, karena perusahaan dilaporkan kehilangan banyak pelanggannya per tahun lalu.
Sementara itu, Netflix mengaku ada sekitar 100 juta orang yang menumpang streaming di akun temannya atau orang lain yang tak serumah pada April 2022. Dengan jumlah pelanggan yang makin turun yang berdampak pada pemasukan perusahaan, tak heran Netflix ingin menutup fitur sharing password yang sering dimanfaatkan untuk berbagi akun.
