Netizen Kecam Aksi Brutal Oknum Bobotoh yang Tewaskan Suporter Persija

Sepak bola Indonesia kembali berduka. Seorang suporter Persija Jakarta tewas setelah dikeroyok oleh sejumlah oknum pendukung Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (23/9).
Haringga Sirla, suporter Persija yang malang itu, pergi ke Bandung untuk menyaksikan tim kesayangannya yang akan berlaga melawan rival abadi Persib Bandung dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 pekan ke-23.
Namun, apa daya bukannya menyaksikan pertandingan antara Persija melawan Persib, Haringga justru menjadi bulan-bulanan oknum Bobotoh (sebutan pendukung Persib) di sekitar area stadion sebelum laga dimulai.
Menurut keterangan dari Wakasat Reskrim Polrestabes Bandung Kompol Suparma, Haringga tewas tiga jam sebelum pertandingan dimulai.
Insiden tragis ini menimbulkan simpati dari masyarakat Indonesia di berbagai daerah. Melalui media sosial Twitter, mereka menumpahkan rasa dukanya terkait insiden ini, juga mengecam tindakan oknum yang dengan teganya mengeroyok korban sampai tewas.

Simpati dari para netizen ini bisa dilihat dari tagar #RIPHaringga yang hingga berita ini ditayangkan masih menjadi trending topic di Twitter Indonesia. Terpantau tagar itu sudah menjadi trending topic sejak Minggu (23/9) malam sesaat setelah insiden tersebut terungkap.
Berikut ini beberapa ucapan duka dan kecaman netizen terhadap para pelaku pengeroyokan.
Kabar terbaru, polisi telah menangkap 10 orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan Haringga. Dari 10 orang tersebut, 7 di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Iya (sudah jadi tersangka). Tersangka tujuh orang itu sudah diamankan Polrestabes (Bandung)," ucap Trunoyudo, saat dikonfirmasi kumparan, Senin (24/9).

Video yang menampilkan aksi sadis para pelaku memang telah beredar luas di media sosial. Oleh karena itu, Trunoyudo mengimbau agar masyarakat berhenti menyebarluaskannya. Ia mengancam siapapun yang menyebar video itu akan diganjar dengan UU ITE.
Kejadian yang menimpa Haringga memang memprihatinkan. Semoga saja kejadian ini bisa menyadarkan para suporter sepak bola Indonesia yang kerap menelan korban karena aksi kekerasan.
Selamat jalan, Haringga!
