Kumparan Logo

Netizen Puji Siaran 'Belajar dari Rumah' di TVRI, Ide Hebat Mendikbud Nadiem

kumparanTECHverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang anak menonton televisi siaran perdana 'Belajar dari Rumah' melaui siaran TVRI di rumah mereka, di Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (13/4). Foto: ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
zoom-in-whitePerbesar
Seorang anak menonton televisi siaran perdana 'Belajar dari Rumah' melaui siaran TVRI di rumah mereka, di Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (13/4). Foto: ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai menayangkan program 'Belajar dari Rumah' di stasiun televisi nasional TVRI pada Senin (13/4). Program untuk peserta didik, mulai dari PAUD hingga SMA, itu mendapat respons positif di Twitter.

Sebagian besar tweet netizen Twitter memuji Kemendikbud dan TVRI atas program Belajar dari Rumah tersebut. Mereka menganggap, Kemendikbud dan TVRI telah berhasil mengakomodasi sistem pembelajaran jarak jauh selama wabah virus corona di Indonesia melalui program Belajar dari Rumah.

Saking banyaknya kicauan yang menyinggung TVRI, nama stasiun televisi milik negara ini menjadi salah satu kata kunci top trending topic di Twitter pada Senin (13/4). Hingga pukul 12.55 WIB, kata kunci ‘TVRI’ telah dikicaukan sebanyak lebih dari 9.500 tweet.

X post embed
X post embed
X post embed
X post embed

Program Belajar dari Rumah sendiri merupakan kerja sama antara Kemendikbud dan TVRI. Melalui program ini, TVRI bakal menayangkan acara televisi yang memuat materi pelajaran dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK mulai Senin, 13 April 2020.

Tak hanya menayangkan program pelajaran, TVRI juga bakal menayangkan ‘film Indonesia terbaik’ mulai pukul 19.00 WIB pada Senin sampai Jumat, dan 08.00-23.00 WIB pada Sabtu dan Minggu. Kamu bisa update materi pembelajaran dan tayangan film yang bakal disiarkan TVRI melalui kicauan mereka di Twitter.

X post embed

"Program 'Belajar dari Rumah' merupakan bentuk upaya Kemendikbud membantu terselenggaranya pendidikan bagi semua kalangan masyarakat di masa darurat COVID-19. Khususnya membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan pada akses internet, baik karena tantangan ekonomi maupun letak geografis,” jelas Mendikbud Nadiem Makarim, dalam keterangan resminya, Sabtu (11/4).

Nadiem menjelaskan, program ini diadakan sebagai respons cepat Kemendikbud terhadap masukan Komisi X DPR RI pada rapat kerja 27 Maret 2020. Nantinya, Belajar dari Rumah akan berlangsung selama tiga bulan ke depan.

Adapun tayangan program Belajar dari Rumah tidak akan disiarkan melalui layanan live streaming. Menurut TVRI, hal ini karena tujuan program memang dikhususkan untuk siswa/i yang kesulitan akses internet.

“Siaran program Belajar Dari Rumah ini tidak dinaikkan ke live streaming karena memang sesuai tujuan untuk membantu para siswa yang kesulitan akses internet karena beban ekonomi dan letak geografis,” jelas TVRI dalam kicauan Twitter mereka, Minggu (12/4). “Selain lewat UHF dapat disaksikan juga via Parabola/Satelit (tidak diacak).”

****

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!