Pencipta PDF Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari industri teknologi. Sosok dibalik teknologi format file PDF (Portable Document Format), Charles Geschke, meninggal dunia di usia. Pria yang akrab disapa Chuck ini tutup usia pada Jumat (16/4) kemarin.
Inovasi PDF yang dibuat oleh Chuck ini berhasil mengubah dunia. Format ini mengizinkan manusia bisa bertukar dokumen secara portable dan memungkinkan untuk mengakses file tersebut di mana pun selama ada komputer dan smartphone.
Selain inovasi yang sangat bermanfaat bagi seluruh manusia di dunia, Chuck juga merupakan salah satu pendiri raksasa teknologi Adobe, yang bergerak dibidang peranti lunak komputer.
"Ini adalah kehilangan besar bagi seluruh komunitas dan industri teknologi Adobe, yang telah menjadi pemandu dan pahlawannya selama beberapa dekade," tulis CEO Adobe Shantanu Narayen dalam email kepada karyawan perusahaan, seperti dikutip The Verge.
“Chuck menanamkan dorongan tanpa henti untuk inovasi di perusahaan, menghasilkan beberapa penemuan perangkat lunak yang paling transformatif, termasuk PDF, Acrobat, Illustrator, Premiere Pro, dan Photoshop yang ada di mana-mana,” tambah Narayen.
Chuck memperoleh gelar doktor dari Universitas Carnegie Mellon. Setelah lulus, ia mulai bekerja di Pusat Penelitian Xerox Palo Alto, di mana dia bertemu dengan John Warnock, yang juga salah satu pendiri Adobe.
Kemudian, sejoli tersebut memutuskan untuk meninggalkan Xerox pada 1982 untuk mendirikan perusahaan perangkat lunak bersama. Pada 2009, Presiden Barack Obama menganugerahi Geschke dan Warnock National Medal of Technology.
Adapun produk pertama yang dikembangkan oleh Adobe ialah PostScrip, sebuah teknologi inovatif yang menyediakan cara baru yang radikal untuk mencetak teks dan gambar di atas kertas dan memicu revolusi penerbitan desktop.
Kala itu, Chuck berperan sebagai COO (Chief Operating Officer) dari Desember 1986 hingga Juli 1994. Kemudian jabatan berubah menjadi Presiden Adobe sejak April 1989 hingga pensiun pada April 2000.
Sebagai pensiunan, ia masih berperan sebagai ketua dewan perusahaan bersama Warnock dari September 1997 hingga Januari 2017 dan menjadi anggota dewan hingga April 2020, saat sekaligus menjadi anggota pengurus emeritus.
"Saya tidak bisa membayangkan bisa memiliki mitra bisnis yang lebih baik, lebih disukai, atau lebih mampu (dari Chuck),” kata Warnock. "Tidak memiliki Chuck dalam hidup kita akan meninggalkan lubang besar dan mereka yang mengenalnya akan memahaminya.”
Selain tentang inovasinya, Chuck juga fenomenal karena selamat dari upaya penculikan pada 1992. Dua pria menangkapnya saat Chuck tiba di tempat kerja pada suatu pagi. Penculik tersebut menahannya selama empat hari, menuntut uang tebusan. Pada akhirnya, ia diselamatkan oleh FBI.
“Dia adalah seorang pengusaha terkenal, pendiri perusahaan besar di AS dan dunia. Dan tentu saja dia sangat, sangat bangga akan hal itu dan itu adalah pencapaian besar dalam hidupnya. Tetapi itu bukan fokusnya. Fokus utamanya adalah keluarganya,” kata istri Chuck, Nancy Geschke (78).
“Dia selalu menyebut dirinya orang paling beruntung di dunia."
