Kumparan Logo

Pendiri Microsoft Temukan Kapal Perang Dunia II yang Hilang

kumparanTECHverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal USS Indianapolis. (Foto: Paul Allen/Twitter)
zoom-in-whitePerbesar
Kapal USS Indianapolis. (Foto: Paul Allen/Twitter)

Pada 30 Juli 1945, sebuah kapal selam Jepang meluncurkan sepasang torpedo yang menghantam kapal USS Indianapolis, membuatnya tenggelam dalam hitungan menit dan menandai salah satu kehilangan terbesar dalam sejarah angkatan laut Amerika Serikat. Sejak itu, lokasi terakhir dari bangkai kapal itu menjadi misteri, hingga akhirnya salah satu pendiri Microsoft, Paul Allen, menemukannya. Allen mengungkapkan penemuan ini pada Sabtu (19/8), di mana ia mengumumkan tim riset kapalnya bernama Petrel menemukan kapal legendaris tersebut 18 ribu kaki di bawah permukaan laut dari Samudera Pasifik. "Kami menemukan bangkai kapal USS Indianapolis di Laut Filipina, 5.500 meter di dasar laut," tulis Allen dalam akun Twitter miliknya.

X post embed

Sedikit kisah tentang USS Indianapolis. Beberapa hari sebelum diserang, Indianapolis membawa sebuah misi rahasia, yaitu mengirim bom atom pertama ke lapangan terbang di Pulau Tinian. Bom atom itu adalah bom yang bertanggung jawab meluluhlantakkan Hiroshima beberapa hari setelahnya. Torpedo yang diluncurkan Jepang menghantam bagian tengah dan haluan kapal, membalikkannya dan menenggelamkannya. 300 awak kapal tenggelam bersama kapal, sementara 1.196 orang lainnya terombang-ambing di lautan yang menjadi habitat hiu.

X post embed

X post embed

Hilangnya kapal tersebut awalnya tidak disadari oleh angkatan laut AS hingga sebuah pesawat melintasi para penyintas dari serangan tersebut. Saat regu penyelamat tiba, hanya 317 yang berhasil bertahan hidup, sisanya tak dapat diselamatkan akibat tenggelam, serangan hiu, dan dehidrasi. 22 orang penyintas masih hidup hingga sekarang. "Untuk bisa menghormati keberanian dari awak USS Indianapolis dan keluarga mereka melalui penemuan kapal yang memainkan peran penting selama Perang Dunia II sangatlah membanggakan," ujar Allen dalam situs resmi.