Kumparan Logo

Peneliti Cari Lagi Harimau Tasmania yang Dinyatakan Punah

kumparanTECHverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Thylacine atau harimau Tasmania memangsa ayam. (Foto: Henry Burrell via Wikimedia Commons (Public Domain))
zoom-in-whitePerbesar
Thylacine atau harimau Tasmania memangsa ayam. (Foto: Henry Burrell via Wikimedia Commons (Public Domain))

Sekelompok peneliti di James Cook University di Australia akan memulai penelitian untuk kembali mencari hewan thylacine atau lebih dikenal dengan harimau Tasmania yang telah dinyatakan punah 80 tahun silam. Penelitian ini, mulai dilaksanakan pada akhir April 2017, dengan cara memasang sejumlah kamera tersembunyi di daerah yang dipercaya jadi tempat bermukim hewan marsupial itu. Profesor Bill Laurance, salah satu peneliti dari James Cook University di Australia, tidak menyebutkan di mana mereka melakukan penelitian untuk menjaga kelestarian harimau Tasmania, jika memang mereka masih ada. "Semua sedang dijalankan secara ketat. Jadi, kami tidak akan dapat mengatakan secara pasti di mana kami sedang melakukan riset," kata Profesor Laurance, dilansir The Telegraph. Baca juga: Penampakan Harimau Tasmania yang Dinyatakan Punah 80 Tahun Lalu Penelitian ini dilakukan setelah para ahli mendengar sejumlah kisah warga Australia yang mengaku melihat hewan yang diduga adalah thylacine. Laurance mengatakan penggambaran soal penampakan hewan diduga harimau Tasmania itu tampaknya kredibel. Hampir semua penampakan dari hewan tersebut terjadi di malam hari. "Kami telah memeriksa beberapa deskripsi yang kami terima soal mata yang bersinar, ukuran tubuh dan bentuk, perilaku hewan, dan atribusi lain. Ini tidak konsisten dengan atribusi yang diketahui pada spesies hewan berbadan besar di utara Queensland, seperti dingo, anjing liar, atau babi liar," kata Laurance.

Thylacine di kebun binatang Washington DC, 1902. (Foto: E.J. Keller via Wikimedia Commons (Public Domain))
zoom-in-whitePerbesar
Thylacine di kebun binatang Washington DC, 1902. (Foto: E.J. Keller via Wikimedia Commons (Public Domain))

Harimau Tasmania merupakan marsupial karnivora yang punah setelah kedatangan orang-orang Inggris dan Eropa ke Australia. Waktu itu, thylacine diburu karena dianggap mengancam domba-domba ternak. Thylacine terakhir yang dicatat oleh manusia, telah meninggal dunia pada 7 September 1936 di kebun binatang di Hobart, ibukota Tasmania. Baca juga: Thylacine dan Ironi Manusia Sejauh ini ada beberapa kisah dari warga Australia yang mengaku melihat harimau Tasmania. Yang pertama adalah Brian Hobbs, seorang mantan pemandu wisata. Awal bulan ini dia berkata pernah melihat sekeluarga hewan seperti thylacine di tahun 1983. "Hewan-hewan ini, saya belum pernah melihat sebelumnya yang seperti mereka dalam hidup saya," katanya kepada ABC Radio. "Mereka berbentuk anjing. Dalam sorotan, saya melihat mereka berwarna cokelat dan memiliki garis-garis di tubuh." Patrick Shears, seorang mantan ranger, juga mengklaim pernah melihat thylacine. Kepada media lokal, Aborigines, Shears berkata hewan yang dilihatnya jelas bukan dingo (anjing asli Australia) yang sering terlihat di malam hari. Dari sekian banyak klaim penampakan thylacine, sejauh ini belum ada yang terkonfirmasi dan terbukti secara ilmiah. Oleh karena itu, para peneliti James Cook University hendak membuktikannya. Beberapa ahli lain menilai sejumlah penampakan yang selama ini diklaim itu sebenarnya adalah kucing atau anjing liar.