Review Oppo Reno 5 5G: Apa Bedanya dengan Reno 5 Biasa?

Oppo Reno 5 5G resmi masuk ke Indonesia akhir Januari lalu. Secara penampilan, ia identik dengan saudaranya Oppo Reno 5 yang juga dirilis di bulan yang sama.
Meski demikian, di atas kertas kedua HP tersebut punya beberapa spesifikasi yang berbeda. Lantas, bagaimana rasanya menggunakan Oppo Reno 5 5G yang serupa tapi tak sama dengan Oppo Reno 5?
kumparanTECH telah mencoba Oppo Reno 5 5G dalam dua pekan terakhir. Kamu bisa melihat review HP yang dibanderol Rp 7 juta itu berikut ini.
Desain
Jika dilihat dari luar, Oppo Reno 5 5G dan Reno 5 biasa punya penampilan yang identik. Saat digenggam pun kedua HP itu terasa sama. Dengan bobot cuma 172 gram, Oppo Reno 5 5G varian Starry Black ini enggak bikin pegal meski dipegang lama-lama.
HP ini punya luas layar 6,43 inci dengan rasio 20:9. Proporsi layarnya yang memanjang tersebut membuat HP ini nyaman digenggam dengan satu tangan meski punya layar yang besar.
Di bagian layar itu, kita akan disuguhkan gambar dari panel AMOLED yang beresolusi Full HD Plus (2400x1080 pixel). Ia mampu menghasilkan warna gambar yang kontras dengan detail yang tajam, cocok buat pengguna seperti saya yang suka lama-lama nonton Netflix atau streaming YouTube. Kecerahannya yang mencapai 600 nits juga bikin layar tetap jelas terlihat meski berada di bawah sinar matahari.
Layar Oppo Reno 5 5G telah mendukung refresh rate layar 90 Hz dengan touch sampling rate hingga 180 Hz. Fitur ini bikin pengalaman saat scrolling media sosial jadi lebih mulus lagi, yang secara umum bikin HP terasa lebih cepat dan responsif.
Meski cuma dibekali dengan speaker mono, Oppo Reno 5 5G bisa menghasilkan suara yang lantang dan jelas. Kalau kamu mau mendengarkan suara HP ini dengan headset kabel pun, Oppo masih menyediakan lubang jack audio 3,5 mm di bagian bawah.
Secara keseluruhan, Oppo Reno 5 5G mengusung desain minimalis dan elegan. Varian warna Starry Black yang saya coba punya warna hitam pekat dengan sentuhan efek glossy, meski material penampang belakangnya masih polikarbonat. Bodi belakang HP ini pun semakin terlihat manis dengan modul kamera persegi panjang dengan lensa berbentuk boba yang khas dipakai Oppo sejak Reno 4.
Sayangnya, bodi belakang di varian warna ini mudah meninggalkan jejak sidik jadi. Jadi, kamu mungkin perlu melapisi HP ini dengan jelly case bawaan kalau merasa risih.
Di bagian depan, layar Oppo Reno 5 5G terasa lega karena mengusung kamera selfie berbentuk punch hole. Posisinya yang ada di bagian kiri atas layar pun bikin keberadaan punch hole itu tak mengganggu pengguna saat aktivitas main game. Layar tersebut telah dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 5, di mana Oppo juga telah melapisi layarnya dengan screen protector bawaan.
Kamera
Tak cuma desain yang identik, Oppo Reno 5 5G juga membawa spesifikasi kamera belakang yang mirip dengan saudaranya. Ia dilengkapi dengan kamera utama 64 MP f/1.7 wide, 8 MP f/2.2 ultra-wide, 2 MP f/2.4 macro, dan 2 MP f/2.4 mono.
Dengan spesifikasi itu, Oppo Reno 5 mampu menawarkan hasil foto yang memuaskan dan konsisten di kondisi siang hari. Foto yang dihasilkan punya warna yang natural, dynamic range yang baik, dan gambar yang tajam. Foto bokeh pun tampak rapi, ditandai dengan tidak berbaurnya garis objek foto dengan latar belakangnya.
Namun, sama seperti saudaranya, Oppo Reno 5 5G tampak kewalahan ketika mengambil foto di kondisi malam hari. Warna foto yang dihasilkan tampak lebih pucat dan masih diganggu noise.
Untungnya, HP ini punya Night Mode yang bisa mengatasi kekurangan itu untuk meningkatkan kualitas foto secara keseluruhan. Jika dilihat dari hasil di bawah, terlihat jelas bagaimana Night Mode bisa mereduksi noise secara drastis dan memperbaiki detail dan warna objek foto.
Secara keseluruhan, hasil foto dasar dari kamera belakang Oppo Reno 5 5G sama baiknya dengan Reno 5 biasa. Namun, HP ini tak mendukung sejumlah fitur yang dibawa oleh saudaranya itu.
Oppo Reno 5 5G, misalnya, tak lagi membawa fitur mode foto portrait monochrome yang diandalkan Reno 4 seperti AI Color Portrait dan AI Monochrome Video, serta fitur andalan Reno 5 AI Mixed Protrait. Ketiadaan fitur-fitur ini bisa dipahami karena Oppo Reno 5 5G memakai prosesor Snapdragon 765G, berbeda dengan Reno 4 dan Reno 5 biasa yang sama-sama dibangun memakai Snapdragon 720G.
Meski demikian, Oppo Reno 5 5G tetap membawa sejumlah fitur andalan khas seri Reno 5 mulai dari Dual View Video yang memungkinkan kita ambil video kamera belakang dan depan secara bersamaan, hingga AI Highlight Video yang mampu meningkatkan kualitas video jadi lebih baik lagi melalui penyesuaian kontras dan eksposur oleh AI. Ia juga masih dibekali dengan fitur Reno Series sebelumnya seperti 108 MP Ultra Clear Image dan AI Night Flare.
Selain fitur, Oppo Reno 5 5G juga punya spesifikasi yang berbeda dengan Reno 5 di bagian kamera selfie. Alih-alih beresolusi 44 MP, HP ini hadir dengan kamera depan 32 MP f/2.4.
Namun, perbedaan di atas kertas nyatanya tidak terlalu berdampak secara hasil. Kamera selfie ini mampu menghasilkan foto yang baik di kondisi siang maupun malam hari. Foto yang dihasilkan punya warna yang natural, detail yang tajam, dan dynamic range yang baik. Ia juga mampu menghasilkan foto bokeh yang bagus, di mana garis batas subjek foto dan latar belakang terpisah secara rapi.
Masuk ke bagian video, HP ini mendukung perekaman hingga resolusi 4K pada 30 fps. Di perekaman kamera depan, maksimal resolusi yang bisa dipilih adalah 1080p pada 30 fps.
Masing-masing kamera itu telah mendukung fitur Electronic Image Stabilization (EIS) bernama Ultra Steady yang bikin video jadi lebih stabil ketika direkam saat berjalan.
Performa
Salah satu perbedaan mencolok Oppo Reno 5 5G dan Reno 5 biasa terletak pada spesifikasi jeroannya. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Oppo Reno 5 5G mengusung prosesor Qualcomm Snapdragon 765G dengan kartu grafis Adreno 625.
Prosesor tersebut adalah prosesor Qualcomm di seri-700 yang telah mendukung konektivitas 5G--oleh karena itu HP ini namanya Reno 5 5G. Berbeda dengan Reno 5 biasa yang cuma bisa 4G, kamu bisa langsung pakai Oppo Reno 5 5G untuk menikmati jaringan internet 5G ketika sudah tersedia di Indonesia nanti.
Saat ini, jaringan 5G di Oppo Reno 5 5G masih dikunci oleh Oppo. Nah, ketika jaringan 5G sudah dikomersialisasikan di Indonesia, mereka langsung bakal membukanya untuk pengguna lewat update software. Kalau kamu lagi cari HP buat jangka waktu yang lama, Oppo Reno 5 5G cocok buat kamu karena enggak perlu lagi repot-repot upgrade perangkat ketika jaringan 5G sudah muncul.
Tak cuma konektivitas 5G, prosesor Snapdragon 765G di Oppo Reno 5 5G juga lebih unggul 10-15 persen dalam hal performa di atas kertas ketimbang Snapdragon 720G punya Reno 5 biasa. Menurut pengujian di AnTuTu Benchmark versi 8, misalnya, skor Oppo Reno 5 5G bisa tembus 32.000, sedangkan Reno 5 biasa punya skor sekitar 28.000-an saja.
Meski demikian, skor di atas kertas tersebut tak memberikan banyak perbedaan ketika saya memakai keduanya. Kabar baiknya, kemampuan kedua HP itu cukup mumpuni untuk melakukan berbagai tugas berat, seperti gaming.
Ketika saya main game berat seperti Call of Duty: Mobile, misalnya, Oppo Reno 5 5G bisa dimainkan dalam konfigurasi grafik ‘High’ dengan frame rate ‘Max’ sama seperti Reno 5 biasa. Tak ada lag ketika main dalam pengaturan grafis tersebut.
Saya juga menjajal League of Legends: Wild Rift di Oppo Reno 5 5G. Hasilnya, ia bisa menjalankan game dalam pengaturan grafis Ultra HD dan opsi kualitas rata kanan. Adapun Oppo Reno 5 biasa cuma bisa memainkan game ini dengan grafik HD.
Secara keseluruhan, saya tidak menemukan adanya masalah saat menggunakan Oppo Reno 5 5G. Dengan RAM hingga 8 GB dan memori internal 128 GB, HP ini sudah lebih dari cukup untuk mendukung multitasking dan menyimpan data-data saya. Sayangnya, kalau menurut kamu memori internal 128 GB tidaklah cukup, Oppo Reno 5 5G tak menyediakan slot khusus micro SD.
Dari segi antarmuka, pengalaman memakai Oppo Reno 5 5G mirip seperti Reno 5 biasa. Tak mengherankan karena keduanya telah berjalan dalam sistem operasi Android 11 dengan antarmuka ColorUI 11.1.
Antarmuka tersebut menyediakan berbagai fitur yang memudahkan penggunaan. Salah satu fitur yang paling saya suka Game Space. Ini merupakan fitur game center yang disediakan Oppo dan sudah selalu aktif ketika pengguna buka game mobile.
Fitur ini biasanya muncul di sebagai side-bar, di mana kita bisa mengatur mode performa yang diinginkan. Ketika main League of Legends: Wild Rift atau Call of Duty: Mobile yang perlu performa maksimal untuk tetap kompetitif, misalnya, saya selalu mengaktifkan Competition Mode agar performa HP lebih maksimal. Tentunya, mode ini akan menguras lebih banyak daya baterai ketika diaktifkan.
Ngomong-ngomong soal daya, Oppo Reno 5 5G dibekali baterai 4.300 mAh dengan fast charging SuperVOOC 2.0 65 Watt. Untuk urusan baterai, HP ini di atas kertas lebih cepat dicas ketimbang Reno 5 biasa yang punya baterai 4.310 mAh dengan Flash Charge 50 Watt.
Oppo juga masih berbaik hati memberikan sebuah charger 65 Watt di kotak pembelian. Jadi, kamu enggak perlu beli charger baru lagi untuk memakai fitur fast charging paling maksimal di HP ini.
Dengan baterai tersebut, Oppo Reno 5 5G bisa tahan seharian dari pagi sampai malam. Sebagai catatan, saya menggunakan HP ini dengan intensitas normal, di mana screen on time mencapai 5-6 jam. Kalau kamu tipe pengguna HP dengan intensitas tinggi, durasi hidup Oppo Reno 5 5G mungkin bisa lebih cepat lagi.
Namun, tak perlu khawatir buat cas lama-lama. Fast charging 65 Watt di HP ini mampu mengisi daya dari nol sampai 100 persen hanya dalam waktu kurang dari 40 menit. Dalam catatan saya, HP ini bahkan bisa diisi sebanyak 55 persen hanya dalam waktu 15 menit saja. Sebagai perbandingan, Reno 5 biasa perlu memakan waktu 48 menit untuk dicas dari 0 sampai 100 persen.
Selain konektivitas 5G, performa andal, dan fast charging super ngebut, Oppo Reno 5 5G juga dilengkapi dengan fitur NFC yang memungkinkan kamu top up saldo atau bayar non-tunai lewat HP.
Dengan berbagai fitur tersebut, Oppo Reno 5 5G merupakan HP yang komplit buat kamu pakai sehari-hari.
Kesimpulan
Oppo Reno 5 5G dan Reno 5 biasa tampak identik satu sama lain. Pengguna yang belum pernah mencoba keduanya mungkin akan berpikir kalau Oppo hanya memakai resep yang sama untuk dua HP yang berbeda. Lantas, apa kita perlu melirik Oppo Reno 5 5G yang mirip-mirip Reno 5 biasa tapi dengan harga lebih mahal Rp 2 juta?
Terlepas dari penampilan luarnya, Oppo Reno 5 5G punya beberapa perbedaan penting ketimbang Reno 5. Dalam hal performa, Reno 5 5G lebih unggul ketimbang saudaranya. Kecepatan fast charging-nya juga membuat hidup pengguna jauh lebih mudah karena enggak perlu buang-buang waktu untuk isi daya HP.
Salah satu perbedaan mencolok Oppo Reno 5 5G ketimbang Reno 5 biasa terletak pada fitur kameranya yang tak lagi mendukung segambreng pemotretan berteknologi AI. Meski demikian, kalau kamu enggak perlu-perlu amat mode foto AI, Oppo Reno 5 5G mampu menawarkan hasil foto ciamik baik saat siang maupun malam hari.
Satu-satunya penurunan di Reno 5 5G adalah ketiadaan slot micro SD. Pengguna yang butuh data penyimpanan besar mungkin bakal berpikir dua kali untuk membeli HP ini. Tapi, kalau kamu enggak butuh banyak ruang penyimpanan dan bisa berkompromi untuk save data di cloud, kamu bisa berkompromi dengan kekurangan slot micro SD itu.
Satu kelebihan jelas yang dibawa Oppo Reno 5 5G ketimbang Reno 5 biasa terletak pada konektivitas 5G. Kalau kamu mau beli HP dengan fitur komplit seperti Reno 5, tapi dengan dukungan 5G, kamu patut melirik Reno 5 5G. Sayangnya, keunggulan Reno 5 5G di bagian ini belum terasa karena jaringan 5G belum tersedia di Indonesia.
Kelebihan
- Secara keseluruhan, Oppo Reno 5 5G adalah HP komplit untuk kebutuhan sehari-hari karena telah mendukung frame rate mulus 90 Hz, kamera ciamik, performa mumpuni, fast charging ngebut, dan NFC
- Dukungan konektivitas untuk internet 5G
Kekurangan
- Ruang penyimpanan terbatas 128 GB saja
