Kumparan Logo

Samsung Bakal Luncurkan Layanan Penyimpanan Cloud Sendiri?

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Samsung. Foto: Jung Yeon-je/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Samsung. Foto: Jung Yeon-je/AFP

Samsung dilaporkan akan meluncurkan penyimpanan berbasis cloud milik mereka sendiri usai dilaporkan tak akan melanjutkan kerja sama dengan Microsoft Onedrive pada Desember tahun ini.

Menurut bocoran dari Android Authority, raksasa teknologi Korea Selatan itu tengah mempersiapkan layanan cloud baru yang diperkirakan akan terintegrasi penuh dengan ekosistem perangkat Galaxy.

Sebelumnya, pengguna perangkat Samsung dapat dengan mudah mencadangkan dan menyinkronkan foto serta video mereka ke OneDrive langsung dari aplikasi Galeri.

Perubahan ini dilaporkan akan mulai dirasakan oleh pengguna secara bertahap. Dengan dihentikannya sinkronisasi Galeri ke OneDrive, pengguna pada akhirnya akan diminta untuk mengunduh data mereka dari layanan milik Microsoft tersebut.

Sistem operasi terkini Samsung, One UI 8. Foto: Samsung.

Layanan cloud baru dari Samsung ini diprediksi akan menjadi bagian inti dari pembaruan besar sistem operasi mereka, One UI, di masa mendatang sekitar tahun 2026.

Meskipun detail mengenai nama, harga, dan fitur spesifik dari layanan cloud baru ini belum diumumkan secara resmi, bocoran dari akun X @DevOfIpos menyebutkan ada kapasitas penyimpanan 49 GB dan 199 GB, yang keduanya dikenakan biaya 1 dolar AS per bulan.

Adapun dalam penyimpanan cloud, selain foto dan video, pengguna dapat mencadangkan log panggilan, pesan (SMS, MMS, dan RCS), kontak, acara kalender, alarm, pengatur waktu, pengaturan perangkat (seperti Bluetooth dan Wi-Fi), tata letak layar utama (termasuk Samsung DeX), aplikasi (dan data aplikasi), serta rekaman suara. Pengguna juga dapat mengakses foto dan video yang dicadangkan dari web.