Kumparan Logo

Sapardi Djoko Damono Meninggal, Netizen Kenang Puisi Terbaik Eyang

kumparanTECHverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sapardi Djoko Damono. Foto: Dok. Indonesia Kaya
zoom-in-whitePerbesar
Sapardi Djoko Damono. Foto: Dok. Indonesia Kaya

Sastrawan Sapardi Djoko Damono meninggal dunia pada Minggu (19/7) pagi. Penyair 'Hujan Bulan Juni' hingga 'Perahu Kertas' ini mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit EKA BSD, Tangerang, pukul 09.17 WIB.

Kabar berpulangnya Sapardi sontak membuat Indonesia berduka. Ini terlihat dari lini masa media sosial, seperti Twitter, di mana Sapardi menjadi trending topic.

kumparan post embed

Banyak netizen yang memberikan penghormatan dan terima kasih atas karya-karya Eyang Sapardi yang akan terus abadi.

X post embed
X post embed
X post embed
X post embed
X post embed
X post embed

Hingga berita ini ditayangkan, nama Sapardi masih mendominasi daftar trending topic di Twitter. Kata kunci yang berkaitan dengan Sapardi seperti 'Hujan Bulan Juni' juga masuk trending topic Twitter siang ini.

Sapardi lahir di Surakarta, 20 Maret 1940. Selain 'Hujan Bulan Juni' dan 'Perahu Kertas', beberapa puisi Sapardi yang terkenal di antaranya adalah 'Hatiku Selembar Daun', 'Pada Suatu Hari Nanti', dan 'Hanya'.

kumparan post embed
kumparan post embed

***

Saksikan video menarik di bawah ini.