Selamat Tinggal Mobil Mungil Google

Masih ingat dengan mobil mungil Google? Sebentar lagi mobil itu benar-benar tinggal kenangan karena Google, atau Waymo, tidak lagi mengurusnya. Mobil ini sejatinya bernama Firefly, yang merupakan adalah kendaraan otonom yang pada 2014 lalu diperkenalkan Google dalam mengembangkan mobil otonom yang bisa berjalan otomatis tanpa kendali sopir. Mobil ini memiliki pedal dan setir, tetapi bisa keduanya dilepas. Google, melalui anak usahanya Waymo yang fokus mengembangkan teknologi mobil otonom, mengatakan Firefly dipastikan tidak lagi digunakan perusahaan untuk mengaspal.
[Baca juga: Google Pamer Mobil Otonom Pertama Waymo] Dalam publikasi blog Waymo di platform Medium, pemimpin proyek Waymo mengatakan sudah saatnya Firefly untuk "pensiun" dan fokus untuk mengintegrasikan teknologi otonomnya ke kendaraan lain, seperti minivan Chrysler Pacifica yang sudah mengaspal awal tahun ini. "Dengan memusatkan perhatian pada kendaraan yang diproduksi massal seperti minivan Pacifica, kita akan bisa membawa teknologi otonom sepenuhnya ke banyak orang lebih cepat," tulis tim Waymo di blog yang dipublikasikan pada Senin, (12/6).

Langkah ini menunjukkan Waymo pasti menjauh dari produksi kendaraan sendiri agar tak bersaing langsung dengan produsen otomotif. Google memilih untuk tidak mau repot memikirkan kuota produksi, layanan purnajual, sampai dengan komponen. Waymo akan fokus menjual teknologi ke produsen mobil mana pun yang berminat. [Baca juga: Mobil Otonom Google Waymo Sudah Beri Tumpangan Gratis] Firefly awalnya dirancang sebagai eksperimen yang memungkinkan teknisi untuk mengeksplorasi sejumlah gagasan tentang bagaimana kendaraan otonom seharusnya bekerja atau dikonfigurasikan. Itu mengapa Fireflies tidak pernah dimaksud untuk diproduksi massal. Sepanjang pengujian, Firefly mencatat sejumlah prestasi yang mengesankan untuk pengembangan mobil otonom, seperti mencapai jutaan mil dan mampu menyelesaikan trip perdananya dengan baik.
