Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8

ADVERTISEMENT
Smartfren mengakui bahwa mereka sedang melobi Apple untuk memboyong iPhone 11 ke Indonesia. Sebelumnya, perusahaan telekomunikasi tersebut telah membawa iPhone 7 hingga iPhone XS Max dalam dua tahun terakhir ke pasar Tanah Air.
ADVERTISEMENT
Menurut pengakuan Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren, saat ini pihaknya sedang dalam masa perbincangan dengan Apple. Meski demikian, dia masih belum dapat memastikan apakah kerja sama tersebut akan menemui kata sepakat atau tidak.
“Belum masuk. Lagi dibicarakan itu. Kita sudah 2 tahun berturut-turut bekerja sama dengan mereka (Apple),” ungkap Djoko, saat ditemui di Jakarta, Rabu (30/10).
“Belum dipastikan. Kita masih baru bicara. Mungkin dalam satu bulan ini lah. Bulan depan kita putuskan,” sambungnya.
Djoko juga menambahkan, saat ini perbincangan kedua belah pihak masih terhambat pada persoalan bisnis. Sayangnya, dia tidak merinci lebih lanjut hambatan bisnis macam apa yang menghalangi kedua belah pihak.
“Biasa, urusan komersialnya bagaimana. Urusan ujungnya ya duitnya bagaimana nih, kan kita mesti ada promosi bareng, segala macam,” jelas Djoko.
ADVERTISEMENT
Sikap hati-hati Smartfren memang masuk akal. Pasalnya, kerja sama Smartfren dan Apple sebenarnya tidak membawa dampak signifikan terhadap penjualan Smartfren.
Menurut pengakuan Djoko, dampak terbesar yang dirasakan pihaknya dari kerja sama dengan Apple hanyalah image saja. Sejauh ini, 80 persen penjualan Smartfren justru dihasilkan dari produsen smartphone Android.
“Enggak begitu besar secara unitnya. Karena kan dia memang menengah atas, harganya Rp 20 jutaan," kata Djoko.
“Empat merek (dengan dampak signifikan), Oppo, Vivo, Samsung, dan Xiaomi. Empat itu ada 80 persen. Kalo iPhone kan lebih image, apalagi kita yang hanya satu-satunya yang bisa e-SIM,” sambungnya.
Apple sendiri telah dipastikan bakal menjual resmi tiga smartphone barunya di Indonesia, yaitu iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max. Ini diketahui setelah ketiga smartphone itu mendapat sertifikat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dari Kementerian Perindustrian.
ADVERTISEMENT
Donald Trump mengumumkan tarif impor baru ke banyak negara yang menjadi dimulainya genderangan perang dagang Trump, Rabu (2/4) malam waktu AS. Indonesia termasuk negara yang terdampak kebijakan baru ini. Tarif Impor Baru Trump, Indonesia Kena 32%