Kumparan Logo

Tips Fotografi: Ini yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Menerbangkan Drone

kumparanTECHverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi menerbangkan drone. Foto: Diana Grytsku/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menerbangkan drone. Foto: Diana Grytsku/Shutterstock

Fotografi kini semakin mudah di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. Memotret dari udara, misalnya, tidak perlu repot dari atas helikopter atau pesawat.

Sekarang kamu bisa memanfaatkan pesawat tanpa awak macam drone untuk mendapatkan foto udara. Namun, kamu tidak bisa menerbangkan drone secara sembarangan.

Ilustrasi menerbangkan drone. Foto: Jacob Lund/Shutterstock

Ada banyak hal yang harus diperhatikan untuk melakukan hal itu, mulai dari perangkat hingga regulasinya. Ya, ada aturan resmi yang harus kamu taati dalam menerbangkan drone.

Nah, berikut ini kumparan akan mengulas beberapa hal yang perlu diperhatikan pemula sebelum menerbangkan drone.

1. Memilih Drone

Ilustrasi jenis drone. Foto: Maarten Zeehandelaar/Shutterstock

Saat ini banyak sekali jenis drone yang dijual di pasaran dengan fiturnya beragam.

Sebagai pemula, ada baiknya menggunakan drone dengan harga yang murah. Kamu bisa menggunakan drone tersebut untuk adaptasi dan mempelajari cara kerja drone.

Kamu bisa mencari drone yang stabil saat digunakan. Jika kalian sudah terbiasa dan sudah bisa mengoperasikan kalian bisa meningkatkan drone kalian.

2. Biasakan Membaca Buku Manual yang Ada di Drone

Ilustrasi menerbangkan drone. Foto: Creative Cat Studio/Shutterstock

Buku petunjuk sangat penting diperhatikan bagi penggunaan drone. Ini menjadi penting karena pengaturan setiap drone biasanya berbeda.

Mulai cara kerja hingga pengoperasian remote-nya sering kali berbeda penggunaannya. Selain itu, drone juga memiliki berbagai tipe dan cara menerbangkannya pun berbeda-beda.

Jadi, sebelum mengoperasikan drone, pastikan kamu sudah membaca dan memahami cara penggunaan dan menerbangkan drone yang dimiliki.

3. Memahami Aturan Sebelum Menerbangkan Drone

Ilustrasi menerbangkan drone. Foto: Dmitry Kalinovsky/Shutterstock

Di Indonesia, regulasi penggunaan drone tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 47 Tahun 2016. Aturan ini merupakan revisi dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 180 Tahun 2015 tentang Pengendalian Pengoperasian Sistem Pesawat Udara Tanpa Awak di Ruang Udara yang Dilayani Indonesia.

Drone sebagai alat yang menggunakan langit Indonesia juga diatur dalam Pemerintah (PP) Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengamanan Wilayah Udara Republik Indonesia karena drone tidak bisa diterbangkan di area terlarang, seperti daerah pertahanan negara atau bandar udara.

Jika melanggar, kamu dapat dikenai denda Rp 100 juta hingga Rp 5 miliar dan kurungan dari 1 hingga 5 tahun. Ketentuan pidana terdapat pada UU No. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan pasal 410 s/d Pasal 443.

4. Memeriksa Baterai Drone Sebelum Terbang

Ilustrasi baterai drone. Foto: Robert and Monika/Shutterstock

Sebelum menerbangkan drone, pastikan kondisi baterai perangkat sudah terisi dan cukup untuk diterbangkan. Jangan sampai kehabisan baterai sebelum terbang.

Jika sampai habis, drone kamu bisa mati dan jatuh. Di kondisi tersebut drone bisa hancur karena jatuh, dan bahkan bisa hilang.

Jadi pastikan kamu sudah mengisi baterai drone sebelum pergi menerbangkannya. Jangan sampai kamu lupa mengisi daya baterai, karena mengisi baterai drone bisa membutuhkan waktu yang lama.

5. Perhatikan Kondisi Cuaca

Ilustrasi menerbangkan drone saat mendung Foto: kckate16/Shutterstock

Cuaca menjadi faktor penting sebelum menerbangkan drone. Jangan sampai saat kamu menerbangkan perangkat tiba-tiba hujan atau drone terbawa angin akibat cuaca buruk.

6. Memeriksa Area terbang

Ilustrasi menerbangkan drone. Foto: 2days/Shutterstock

Sebelum terbang pastikan tempat untuk menerbangkan drone luas dan tidak terhalang pohon bangunan atau kabel-kabel.

Karena ketika terhalang objek, drone akan sulit terbang dan bahkan bisa saja menabrak objek tersebut dan tersangkut jika drone kamu tidak memiliki sensor.