kumparanTECH
verified-green
11 Des 2025
Ahli: RI Perlu Batasi Medsos untuk Anak Seperti Australia
Pengamat anak dan pendidikan, juga ahli teknologi, mendesak pemerintah Indonesia meniru ketegasan Australia dalam membatasi anak dalam mengakses media sosial.⁠ ⁠ Heru Sutadi, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, menilai langkah itu relevan diterapkan di Indonesia demi menyelamatkan generasi penerus bangsa. Paparan konten negatif di ruang digital bisa menghambat Visi Indonesia Emas 2045.⁠ ⁠ Retno Listyarti, Pemerhati Anak dan Pendidikan yang juga merupakan Eks Komisioner KPAI, mengungkap bahwa Indonesia saat ini berada di peringkat 10 negara dengan anak-anaknya yang paling banyak menjadi korban kekerasan seksual secara daring.⁠ ⁠ Australia resmi memberlakukan aturan ketat mulai hari ini, 10 Desember 2025, yakni anak di bawah usia 16 tahun dilarang memiliki akun media sosial. Jika melanggar, platform media sosial terkait akan dikenai denda sebesar 49,5 juta dolar Australia, atau sekitar Rp 548 miliar.⁠ ⁠
1
comment
0 Komentar
Belum ada komentar