Waspada! 16 Aplikasi Ini Bisa Kuras Baterai dan Kuota HP Android

25 Oktober 2022 11:50
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Google Play Store. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Google Play Store. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Peneliti keamanan McAfee telah menemukan 16 aplikasi berbahaya. Aplikasi ini berhasil menyelinap ke Google Play Store dan bisa menguras baterai dan kuota pengguna.
ADVERTISEMENT
Dilansir Bleeping Computer, aplikasi-aplikasi tersebut menawarkan beberapa fungsi, seperti pemindai QR code, senter, konverter unit, task manager, kamera, dan lain-lain. Namun, mereka juga tersebut menyusupkan malware clicker ke perangkat korban secara diam-diam.
Aplikasi tersebut termasuk aplikasi clicker, yakni kategori khusus adware yang memuat iklan dalam bingkai tak terlihat atau di latar belakang dan mengkliknya untuk menghasilkan pendapatan bagi operatornya.
Jika terkena, perangkat akan merasakan beberapa efek, seperti penurunan kinerja, panas berlebih, peningkatan penggunaan baterai, dan penggunaan data seluler yang meningkat.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Ilustrasi bermain Smartphone. Foto: leungchopan/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bermain Smartphone. Foto: leungchopan/Shutterstock
Berikut daftarnya 16 aplikasi jahat yang bisa membuat baterai dan kuota jadi lebih boros, sebagaimana dikutip Tech Arnica:
No.
Aplikasi
Package Name
Jumlah Unduhan
1
High-Speed Camera
com.hantor.CozyCamera
10.000.000+
2
Smart Task Manager
com.james.SmartTaskManager
5.000.000+
3
Flashlight+
kr.caramel.flash_plus
1.000.000+
4
달력메모장
com.smh.memocalendar
1.000.000+
5
K-Dictionary
com.joysoft.wordBook
1,000,000+
6
BusanBus
com.kmshack.BusanBus
1,000,000+
7
Flashlight+
com.candlencom.candleprotest
500,000+
8
Quick Note
com.movinapp.quicknote
500,000+
9
Currency Converter
com.smartwho.SmartCurrencyConverter
500,000+
10
Joycode
com.joysoft.barcode
100,000+
1 - 10 dari 16 baris
Selain 16 aplikasi di atas, McAfee juga menemukan aplikasi berbahaya lain bernama DxClean. Aplikasi tersebut berperan sebagai pembersih dan pengoptimal sistem, menjanjikan penggunanya untuk mendeteksi penyebab perlambatan sistem dan menghentikan gangguan iklan.
ADVERTISEMENT
Sayangnya, DxClean justru melakukan tindakan sebaliknya di belakang. Aplikasi ini juga sudah diunduh lebih dari lima juta kali dan mendapat rating yang cukup baik, 4,1 dari 5.
Sementara itu Google menjelaskan jika aplikasi-aplikasi yang dilaporkan McAfee telah dihapus dari Play Store.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020