Website Telkomsel Diretas Jadi Trending Topic Twitter

Pagi ini netizen dikejutkan dengan tampilan situs web resmi Telkomsel yang tak lagi menampilkan warna merah dan putih khas Telkomsel. Website itu berubah jadi warna hitam karena ulah peretas, yang juga memasukkan teks kalimat kasar dan bernada protes. Aksi peretas yang melakukan perubahan tampilan ini, sontak jadi pembicaraan warga Twitter. Tidak heran kata "Telkomsel" menjadi topik yang paling banyak diperbincangkan pagi ini di Twitter kawasan Indonesia, Jumat (24/) sekitar pukul 8.59 WIB. Dari pantauan kumparan (kumparan.com), jumlah kicauan yang memasukkan kata Telkomsel telah berjumlah lebih dari 242.000 kicauan.
Hacker yang melakukan peretasan itu menyampaikan protes terkait mahalnya tarif Internet Telkomsel. Di sana, peretas menyampaikan bahwa mereka tidak peduli dengan layanan bernilai tambah (value added service) yang selamai ini diberikan Telkomsel melalui layanan streaming film Hooq, Viu, dan aplikasi lain. Mereka menginginkan tarif Internet yang lebih terjangkau dibandingkan sekarang. Baca juga: Website Telkomsel Diretas, Hacker Keluhkan Internet Mahal Sebagai operator seluler terbesar, Telkomsel memang dikenal memasang tarif lebih tinggi dibandingkan kompetitornya. Tarif yang lebih tinggi dibanderol Telkomsel di kawasan Indonesia bagian timur, di mana disparitas harganya bisa lebih tinggi 30 persen dibandingkan dengan wilayah barat Indonesia, dengan kuota Internet yang sama. Manajemen Telkomsel telah menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dalam mengakses informasi di website Telkomsel yang hingga pukul 09.00 WIB, belum bisa diakses. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dalam mengakses website resmi Telkomsel www.telkomsel.com. Saat ini kami sedang melakukan penelusuran dan perbaikan yang dibutuhkan agar pelanggan dan masyarakat bisa segera mengakses website tersebut," tulis Telkomsel dalam pernyataan resmi. Baca juga: Website Dibajak, Manajemen Telkomsel Minta Maaf Untuk informasi produk dan layanan Telkomsel lain, anak perusahaan Telkom itu menyarankan untuk mengakses dari saluran lain seperti aplikasi MyTelkomsel, Call Center, dan GraPari.
