Apple Dikabarkan PHK Karyawan di Layanan Fitness+

kumparanTEKNOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jay Blahnik memperkenalkan Apple Fitness Plus. Foto: Apple Inc/Handout via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Jay Blahnik memperkenalkan Apple Fitness Plus. Foto: Apple Inc/Handout via Reuters

Apple dikabarkan sedang mengevaluasi masa depan layanan Apple Fitness+. Perusahaan disebut telah memberhentikan sejumlah karyawan yang bekerja untuk layanan tersebut, dan langkah ini berpotensi menjadi awal dari perubahan yang lebih besar.

Laporan itu disampaikan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, melalui newsletter Power On. Menurut Gurman, karyawan yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) merupakan mereka yang mengerjakan fitur audio di Fitness+, termasuk sesi audio terpandu Time to Walk dan Time to Run.

Kendati begitu, Gurman menyebut Apple tidak akan sepenuhnya menghentikan peluncuran konten baru untuk Fitness+. Hanya saja, frekuensi pembaruan konten kemungkinan bakal dikurangi.

Masa Depan Apple Fitness+ Sedang Dievaluasi

Dalam laporannya, Gurman mengatakan bahwa Apple Fitness+ untuk saat ini belum masuk dalam daftar layanan yang akan dihentikan. Namun, tingginya biaya operasional, kebutuhan untuk terus menyediakan konten baru, serta tingkat pelanggan yang berhenti berlangganan (subscriber churn) membuat layanan tersebut menjadi salah satu area yang akan dipangkas Apple.

"Saya tidak yakin, setidaknya saat ini, bahwa layanan tersebut akan dihentikan. Namun, mengingat biayanya yang cukup besar, kebutuhan yang terus ada untuk menghadirkan konten baru, serta tingkat pelanggan yang berhenti berlangganan, layanan ini menjadi salah satu area yang mudah dilihat Apple untuk melakukan pemangkasan. Dan hal itu sudah mulai dilakukan sekarang," tulis Gurman.

Apple Fitness Plus Foto: Apple Inc

Menurutnya, PHK itu kemungkinan baru menjadi langkah awal dari perubahan yang lebih besar terhadap Fitness+.

Di internal organisasi Fitness+, langkah ini dipandang sebagai awal dari penghematan biaya yang lebih besar serta berbagai perubahan terhadap layanan dalam beberapa bulan dan tahun mendatang.

Pada November tahun lalu, Gurman juga melaporkan masa depan Apple Fitness+ sedang dievaluasi. Kepemimpinan layanan tersebut kemudian dialihkan kepada Eddy Cue, yang memimpin bisnis layanan Apple, dan Sumbul Desai, yang memimpin bidang kesehatan perusahaan.

Cue juga disebut telah mendorong Apple untuk bergerak lebih cepat dan lebih kompetitif dalam bidang kesehatan dan kebugaran. Gurman memperkirakan Apple pada akhirnya akan mengintegrasikan Fitness+ ke dalam aplikasi Health yang telah diperbarui. Integrasi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu perubahan terhadap cara Apple mengembangkan layanan kebugaran dan kesehatan di masa mendatang.

Untuk saat ini, Apple Fitness+ masih tetap beroperasi. Namun, PHK terhadap sejumlah karyawan yang mengerjakan layanan menjadi tanda bahwa Apple mulai melakukan perubahan terhadap Fitness+.