Meta Rilis Model AI Baru Muse Wonder, Siap Saingi OpenAI dan Anthropic

Meta resmi meluncurkan dua model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terbaru bernama Muse Wonder dan Muse Wonder Full pada Senin, (12/10) waktu setempat. Induk Facebook dan Instagram ini merancang kedua model frontier tersebut guna menyaingi kemampuan ChatGPT milik OpenAI dan Claude besutan Anthropic.
Meta menghadirkan inovasi ini untuk mempercepat diversifikasi bisnis di luar sektor iklan digital. Muse Wonder akan segera mentenagai aplikasi asisten pribadi Muse bagi pelanggan berbayar, sementara pengembang sudah dapat mengaksesnya hari ini melalui Meta Model API dan platform Muse Code. Adapun varian tertinggi, Muse Wonder Full, tersedia langsung untuk pelanggan Muse Code.
Aksi korporasi ini langsung mendorong saham Meta melonjak sekitar 4 persen di bursa saham Wall Street. Chief Executive Officer (CEO) Meta, Mark Zuckerberg, menegaskan lompatan teknologi perusahaannya melalui media sosial X.
"Muse Spark adalah lini model pertama kami, dan sekarang Muse Wonder menjadi kelas model yang jauh lebih besar dan lebih maju yang membawa kami ke garis depan (frontier: kategori untuk kelas unggulan AI)," tulis Zuckerberg di X.
Chief AI Officer Meta sekaligus kepala divisi Superintelligence Labs, Alexandr Wang, juga memuji pencapaian tersebut. Wang menyebut Wonder sebagai model tercanggih yang pernah Meta bangun.
"Wonder adalah model terbesar dan paling mumpuni milik kami sejauh ini dan menyaingi pemain-pemain besar," cuit Wang melalui akun pribadinya di X. Meta sebelumnya memboyong Wang setelah menyuntikkan investasi senilai 14 miliar dolar AS ke Scale AI pada Juni 2025.
Kemampuan agen mandiri dan performa tolok ukur
Meta merancang keluarga model Muse Wonder untuk menuntaskan tugas-tugas agen mandiri (agentic tasks) yang kompleks. Model ini mampu menganalisis klaim asuransi, menafsirkan dokumen hukum, mengelola laporan keuangan, hingga menyusun kode aplikasi.
Meta membekali model terbarunya dengan fitur Active Memory yang mengingat konteks penting lintas percakapan, serta Active Focus yang menjaga sistem tetap memecahkan masalah rumit secara mandiri tanpa kehilangan arah tujuan.
Melalui rilis resmi di blog perusahaannya, Meta menekankan komitmen transformasi AI mereka.
"Empat belas bulan lalu, kami memulai perombakan upaya AI kami, dan dalam kurun waktu itu kami telah beralih dari membangun kembali fondasi menjadi mendobrak batasan terdepan," tulis Meta di Newsroom.
Data pengujian independen dari firma Artificial Analysis menunjukkan bahwa model Muse Wonder berhasil mengungguli model pendahulunya, Spark, sekaligus mengalahkan berbagai model unggulan buatan Google, Anthropic, dan OpenAI.
Kendati demikian, mengutip AFP, Artificial Analysis mencatat bahwa Wonder tergolong sebagai salah satu model AI dengan biaya operasional tertinggi di industri saat ini.
Meta sendiri memproyeksikan belanja investasi AI tahun ini dapat menembus 145 miliar dolar AS untuk memimpin perlombaan teknologi global.
