1.340 Kearifan Lokal Wellness Tourism Indonesia Ditampilkan di Ajang IWTIF 2021

1 September 2021 13:27 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
com-Traveloka, ilustrasi spa Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Traveloka, ilustrasi spa Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Salah satu event wisata kebugaran (wellness tourism) terbesar di Indonesia, Indonesia Wellness Tourism International Festival (IWTIF) 2021 secara resmi digelar secara online mulai 1-30 September 2021. Selain mempromosikan wisata kebugaran di dunia, festival ini juga menampilkan beragam produk wellness dari ratusan pelaku UMKM/IKM Indonesia.
ADVERTISEMENT
Agnes Lourda Hutagalung, Ketua Panitia IWTIF 2021, mengatakan event ini bertujuan untuk melestarikan, mempromosikan, dan menjadikan ethnowellness di Indonesia sebagai warisan budaya dunia, sehingga potensi budaya melalui produk herbal dan produk wellness UMKM Indonesia bisa dikenal dan dinikmati oleh masyarakat dalam dan luar negeri.
Ilustrasi spa Foto: Shutterstock
"IWTIF 2021 adalah festival internasional, dan online pertama yang merupakan upaya progresif untuk membangkitkan industri spa, wellness tourism di masa pandemi COVID-19," ujar Agnes, dalam webinar yang digelar secara virtual pada Rabu (1/9).
Agnes menambahkan, IWTIF 2021 ini diharapkan dapat menjadi ajang promosi wellness tourism Indonesia, sebagai top of mind pasar dalam dan luar negeri. Sebab, pemasaran dan penjualan produk secara virtual dapat menyumbang nilai ekonomi melalui rempah dan jasa wellness spa Indonesia.
Ilustrasi rempah-rempah untuk jamu. Foto: ExplorerBob via Pixabay
Event ini juga menampilkan berbagai kearifan lokal lebih dari 1.340 suku bangsa Nusantara, rempah-rempah sebagai bahan baku produk, keragaman seni budaya, serta keramahtamahan dan act of services terapis Indonesia.
ADVERTISEMENT

Tampilkan Berbagai Produk Wellness Tourism Indonesia

Festival berskala internasional ini melibatkan lebih kurang 12 negara yang bekerja sama dengan KBRI, maupun Diaspora yang ada di berbagai negara tersebut. Festival ini juga menargetkan sebanyak 500 ribu pengunjung dari lokal dan internasional selama masa penyelenggaraan.
Melalui IWTIF 2021, lebih kurang 200 UKM/IKM di bidang wellness akan ditampilkan secara virtual melalui berbagai rangkaian kegiatan, yaitu wellness & tourism webinar, wellness training & workshop, online marketplace, game & doorprize, dan brand awarding yang dapat diakses serta dihadiri secara umum melalui laman resmi www.iwtif.com.
Ilustrasi MICE Foto: Shutter Stock
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, menyebut Kemenparekraf sangat mengapresiasi ITWF 2021. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang apik untuk mempromosikan dan memasarkan produk wellness tourism.
ADVERTISEMENT
"Ini sebagai salah satu upaya kolaborasi sebagai stakeholder dalam menciptakan sebuah platform dalam mempromosikan dan memasarkan produk wellness tourism. Saya berharap acara ini bisa berjalan dengan baik dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan," kata Sandiaga.
Festival wellness tourism yang berlangsung selama satu bulan ini diinsiasi oleh Indonesia Wellness Master Association (IWMA), Wellness & Healthcare Entrepreneur Association (WHEA) & Indonesia Wellness Spa Professional Association (IWSPA), dengan dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)