kumparan
25 Oktober 2019 11:05

10 Tips Jitu untuk Hadapi Suhu Panas Saat Traveling

Ilustrasi traveling di Indonesia saat suhu panas melanda
Ilustrasi traveling di Indonesia saat suhu panas melanda Foto: Shutter Stock
Suhu panas melanda Indonesia. Dalam unggahan di akun Twitter resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa selama satu minggu ke depan, sejak tanggal 19 Oktober, ada potensi suhu terik di Indonesia yang terjadi akibat pergerakan semu matahari.
ADVERTISEMENT
Hal inilah yang menjadi alasan mengapa beberapa hari belakangan, cuaca pada siang hari terasa lebih panas dan terik dari pada biasanya. Menurut pengamatan BMKG melalui stasiun-stasiun meteorologi yang berada di Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara, tercatat bahwa suhu udara maksimum terukur berkisar antara 35-36,5 derajat Celcius.
Meski begitu, bukan berarti suhu panas bisa dijadikan alasan untuk tidak traveling dan mengeksplorasi pesona Indonesia yang memukau. Nah, kali ini kumparan telah merangkum 10 tips paling penting bagi kamu yang ingin traveling di tengah suhu panas. Apa saja?
1. Jangan Lupa Minum Air Putih
Ilustrasi traveler tengah minum air putih
Ilustrasi traveler tengah minum air putih untuk cegah dehidrasi Foto: Shutter Stock
Suhu panas rentan membuat tubuhmu dehidrasi. Dalam kondisi normal saja, kamu diwajibkan untuk minum air putih atau minuman berion setidaknya dua liter sehari. Apabila kondisinya lebih panas dan aktivitasmu lebih padat, pastinya kamu butuh lebih banyak air untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
ADVERTISEMENT
Untuk itu, usahakan agar kamu selalu membawa air putih atau minuman berion dalam botol minum kesayanganmu. Hindari minuman yang bersifat diuretik atau yang memiliki kemampuan mempercepat laju urinasi seperti teh, kopi, atau alkohol.
2. Kenakan Pakaian Berlengan Panjang
Ilustrasi wisatawan Korea Selatan traveling di Jepang
Ilustrasi wisatawan Korea Selatan traveling di Jepang Foto: Shutter Stock
Saat mesti 'bertarung' dengan suhu panas, kamu mesti memastikan dirimu telah terlindungi secara penuh. Salah satu caranya adalah dengan mengenakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari. Tak perlu tebal-tebal, carilah yang memiliki bahan yang ringan dan menyerap keringat seperti katun.
Karena suhu panas akan membuatmu lebih mudah gerah dan berkeringat. Menggunakan pakaian tebal justru akan membuatmu berpotensi terkena heat stroke. Selain soal bahan, perhatikan pula warnanya. Hindari warna hitam karena menyerap panas dan kenakan warna cerah yang bersifat memantulkan cahaya.
ADVERTISEMENT
3. Sunblock dan Pelembab Kulit
Ilustrasi traveler mengaplikasikan sunblock
Ilustrasi traveler mengaplikasikan sunblock saat hendak berjemur di pantai Foto: Shutter Stock
Kulit merupakan lapisan pertahanan tubuh pertama ketika menghadapi suhu panas. Oleh karena itu, selain mengenakan pakaian berlengan panjang, pastikan juga kamu telah mengaplikasikan sunblock dengan SPF minimal 24 atau lebih. Ulangi pengaplikasiannya setiap tiga jam sekali agar kulitmu senantiasa terjaga.
Usahakan pula untuk membawa pelembab kulit sepanjang perjalanan untuk mengatasi kulit kering karena terpapar suhu panas. Ingin yang tidak terlalu repot? Simpan pelembab kulit di dalam kulkas dan gunakan setelah mandi setelah traveling. Kandungan moisturizernya akan mengembalikan kelembaban yang hilang dan sensasi dinginnya menyegarkan tubuh.
4. Pakai Topi atau Penutup Kepala Lainnya
com-Solo traveling
com-Solo traveling Foto: Shutterstock
Terpapar sinar matahari terlalu lama bisa membuat beberapa traveler merasa pusing. Untuk menghindari sakit kepala akibat paparan sinar matahari, ada baiknya kamu memakai penutup kepala seperti scarf atau topi.
ADVERTISEMENT
5. Kacamata Hitam
Ilustrasi traveler mengenakan kacamata hitam
Ilustrasi traveler mengenakan kacamata hitam Foto: Shutter Stock
Kacamata hitam berguna untuk mengurangi intensitas sinar matahari yang masuk ke mata agar tidak silau sehingga kamu bisa traveling dengan lebih nyaman. Lagi pula, capek juga, kan, kalau jalan-jalan sambil memicingkan mata terus cuma supaya bisa melihat dengan jelas.
6. Konsumsi Makanan Sehat, Buah, dan Multivitamin
com-Sun Life, ilustrasi mengonsumsi makanan yang sehat
com-Sun Life, ilustrasi mengonsumsi makanan yang sehat Foto: Shutterstock
Ketika traveling, kamu bukan cuma perlu rencana yang matang saja, tetapi juga energi dan stamina yang fit. Apalagi jika rencana perjalanan kamu terhitung padat, kamu mesti menyiapkan kondisi terbaikmu agar traveling terasa lebih nyaman dan juga 'aman'.
Konsumsi makanan sehat, buah, serta multivitamin sesuai dengan kebutuhan tubuh agar kesehatan tubuhmu senantiasa terjaga. Kalau kamu tak berani asal mengkonsumsi vitamin yang dijual di pasaran, kamu bisa konsultasi terlebih dahulu ke dokter langgananmu untuk mendapatkan resep vitamin yang sesuai.
ADVERTISEMENT
7. Pantau Informasi Terkini dari Pihak Terkait
Cuaca menjadi salah satu faktor penting bagi traveler yang berencana jalan-jalan di luar ruangan. Seperti trekking, hiking, city tour atau mungkin ke pantai. Untuk menghindari kondisi yang tak diinginkan, pastikan kamu mengikuti akun-akun resmi pemerintah atau pihak berwenang terkait untuk mendapatkan informasi terkini.
8. Pilih Waktu Terbaik untuk Jalan-Jalan
Ilustrasi Jam untuk Membuat Jadwal
Ilustrasi Jam untuk Membuat Jadwal Foto: Pixabay
Bagi kamu yang berencana jalan-jalan di luar ruangan, hindari bepergian pada pukul 11.00-15.00. Rentang waktu tersebut dianggap paling panas dengan intensitas sinar matahari tertinggi. Untuk mengantisipasinya, kamu tak perlu meniadakan agenda pada jam tersebut. Cukup dengan mengalihkannya ke objek wisata indoor seperti museum atau kafe.
9. Jangan Lupa Berteduh
com-Ilustrasi Nongkrong
com-Ilustrasi Nongkrong Foto: Shutterstock
Apabila suhu panas terasa mengganggu, jangan paksakan dirimu untuk terus berjalan. Sebaliknya, cari tempat untuk berteduh seperti rumah, warung, kafe, atau mal.
ADVERTISEMENT
Selain menghindarkan tubuh dari suhu panas, berteduh di tempat yang dingin juga membantu menurunkan suhu tubuhmu. Kalau perlu, basuh pula tubuhmu dengan air agar suhu tubuhmu lebih cepat turun.
10. Kenakan Alas Kaki yang Tertutup
Ilustrasi traveling mengenakan sneakers
Ilustrasi traveling mengenakan sneakers Foto: Shutter Stock
Terakhir, untuk melengkapi jalan-jalanmu, jangan lupa untuk mengenakan alas kaki yang tertutup seperti sepatu. Kenakan pula kaos kaki yang nyaman untuk menyerap keringat dari telapak kakimu yang muncul akibat suhu panas dan aktivitas.
Bagaimana, siap 'melawan' suhu panas demi liburan?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan