Ilustrasi Masjid, Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin. Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam
14 April 2021 11:33

5 Fakta Menarik Brunei Darussalam, Negara Kaya yang Tak Menjual Alkohol

5 Fakta Menarik Brunei Darussalam, Negara Kaya yang Tak Menjual Alkohol (29965)
searchPerbesar
Istana Nurul Iman, Brunei Foto: Instagram: my.wonderbird
Brunei Darussalam dikenal sebagai salah satu negara Muslim terkaya di Asia Tenggara. Negara tetangga Indonesia ini juga menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan.
ADVERTISEMENT
Selain menjadi salah satu negara terkaya, Brunei Darussalam ternyata memiliki sederet fakta unik yang menarik diketahui.
Berikut kumparan rangkum lima fakta menarik Brunei Darussalam.

1. Salah Satu Negara Paling Tajir di Asean

5 Fakta Menarik Brunei Darussalam, Negara Kaya yang Tak Menjual Alkohol (29966)
searchPerbesar
Istana Nurul Iman Brunei Foto: Shutter Stock
Brunei Darussalam menjadi salah satu negara paling tajir di Asia Tenggara (ASEAN). Negara yang dipimpin Sultan Hassanal Bolkiah ini memiliki kekayaan luar biasa.
Mengutip majalah GQ, kekayaan sang sultan sendiri ditaksir mencapai 28 miliar dolar Amerika Serikat atau Rp 411 triliun.
Selain itu, Brunei juga menjadi negara dengan pendapatan nasional atau Produk domestik bruto (PDB) yang cukup tinggi, yang pada 2018, PDB Brunei mencapai 71.802 dolar AS atau setara Rp 1,050 miliar.
Kekayaan Brunei Darussalam berasal dari cadangan minyak dan gas alam.
ADVERTISEMENT
Sementara Sultan Hassanal Bolkiah tinggal di dalam istana megah dengan 1.788 kamar, termasuk 257 kamar mandi, ruang perjamuan yang dapat menampung hingga 5.000 tamu, masjid untuk 1.500 orang, kandang ber-AC untuk 200 kuda polo, 5 kolam renang, dan 18 lift.

2. Negara dengan Harapan Hidup Tertinggi

5 Fakta Menarik Brunei Darussalam, Negara Kaya yang Tak Menjual Alkohol (29967)
searchPerbesar
Ilustrasi Masjid Foto: Shutter Stock
Nama Brunei Darussalam sendiri berarti "abode of peace" atau "tempat tinggal yang damai". Nama tersebut ternyata benar-benar dirasakan oleh masyarakat Brunei.
Sebab, mengutip Trip Savvy, Brunei menjadi salah satu negara yang memiliki standar hidup dan harapan hidup tertinggi se-Asia Tenggara. Adapun, angka harapan hidup di Brunei mencapai rata-rata 75.93 tahun pada 2020.
Banyak faktor yang membuat Brunei menjadi negara dengan angka harapan hidup tertinggi. Salah satunya adalah Brunei menjamin kehidupan warganya di segala aspek, mulai dari fasilitas pendidikan dan kesehatan yang bisa diakses secara gratis, hingga memberlakukan bebas pajak bagi para penduduknya, bahkan untuk para ekspatriat.
ADVERTISEMENT

3. Negara yang Tak Menjual Alkohol

5 Fakta Menarik Brunei Darussalam, Negara Kaya yang Tak Menjual Alkohol (29968)
searchPerbesar
Ilustrasi minuman alkohol Foto: Unsplash/ Ben Yang
Sebagai negara Muslim yang mengikuti hukum Islam, Brunei mengharamkan penjualan dan konsumsi alkohol. Namun, orang dewasa non-Muslim yang memasuki Brunei dapat membawa maksimal dua botol minuman keras dan 12 kaleng bir per orang.
Selain itu, bagi mereka yang membawa minuman beralkohol harus melapor ke bea cukai di bandara, dengan menyampaikan bahwa minuman keras itu hanya untuk konsumsi pribadi saja.

4. Negara yang Seukuran dengan Kabupaten Banyuwangi

5 Fakta Menarik Brunei Darussalam, Negara Kaya yang Tak Menjual Alkohol (29969)
searchPerbesar
Istana Nurul Iman Brunei Foto: Shutter Stock
Brunei Darussalam memiliki luas wilayah sebesar 5.765 kilometer persegi dengan lebih dari 400 ribu penduduk. Dengan luasnya tersebut, ternyata Brunei tak lebih besar dari Kabupaten Banyuwangi yang memiliki luas 5.782,40 kilometer persegi.
Hal tersebut membuat Brunei disebut sebagai salah satu negara terkecil di dunia. Di Asia Tenggara sendiri, negeri kaya minyak ini berada di urutan ke-2 terkecil setelah Singapura.
ADVERTISEMENT

5. Tingkat Kejahatan yang Rendah

5 Fakta Menarik Brunei Darussalam, Negara Kaya yang Tak Menjual Alkohol (29970)
searchPerbesar
Ilustrasi polisi Foto: Pixabay
Sebagai negara yang menganut hukum Islam, Brunei Darussalam menjadi salah satu negara dengan tingkat kejahatan yang terbilang rendah. Brunei juga mengeluarkan berbagai aturan untuk menjamin keselamatan warganya.
Sejak awal 1990-an, pub dan kelab malam juga dilarang beroperasi di negara tersebut. Sedangkan, pada 2011, rokok difatwakan haram oleh Brunei.
Pada 2014 lalu, Brunei Darussalam juga mengesahkan tentang homoseksualitas sebagai kejahatan yang dapat dihukum 10 tahun penjara atau hukuman rajam.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)