Kumparan Logo

5 Tempat yang Dilarang Dilintasi Pesawat, Salah Satunya Disneyland

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bandara  Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bandara Foto: Shutter Stock

Seperti kita tahu, pesawat terbang memang ditugaskan untuk mengudara di berbagai tempat, baik untuk mengantarkan penumpang pesawat atau untuk misi tertentu. Tapi jangan salah, rupanya tak semua tempat mengizinkan pesawat untuk melintas di atasnya.

Dilansir Simple Flying, zona ini dinamakan No-fly zones (NFZs) atau zona larangan terbang. Menurut Federal Aviation Administration (FAA) atau lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat, selain keamanan ada beberapa alasan kenapa pesawat dilarang melintas di beberapa tempat.

Di mana sajakah tempat tersebut? Yuk, simak ulasannya.

1. Walt Disney di Florida dan Disneyland Anaheim, California

Mickey dan Minnie Mouse di Walt Disney World Foto: Instagram/Walt Disney World

Pertama ada Walt Disney di Florida dan Disneyland Anaheim, California yang melarang adanya penerbangan pesawat di atasnya.

Namun, larangan pesawat ini berlaku hanya untuk ketinggian 3 ribu kaki di atasnya, khususnya di Cinderella Castle yang berada di Magic Kingdom. Pembatasan terbang ini mulai berlaku sejak serangan teroris 9/11 dan mulai disahkan sejak 2003 silam.

Selain melarang adanya pesawat, drone serta objek-objek lainnya juga dilarang melintas. Hal tersebut dimungkinkan ketika Transport Security Administration (TSA) akan memeriksa pilot dan penumpang, lalu meminta izin ke FAA.

2. Pegunungan Tibet, Nepal

Potala Palace di Lhasa, Tibet. Foto: Shutter Stock

Selain Disneyland, pesawat juga dilarang terbang di sekitar pegunungan Tibet. Meski pesawat bisa terbang lebih dari 16 ribu kaki, hal tersebut tetap dilarang.

Selain itu, Nepal yang dijuluki Atap Dunia juga memiliki gunung tertinggi di dunia, yaitu Gunung Everest yang punya ketinggian hampir 29 ribu kaki.

Sebagai contoh kasus, ketika pesawat kehilangan tekanan kabin, pesawat harus menurunkan ketinggian ke 10 ribu kaki. Masker oksigen akan diberikan ke penumpang setidaknya 15 hingga 20 menit.

Namun, hal tersebut tidak akan bisa dilakukan di Tibet, karena didominasi dengan pegunungan yang menjulang tinggi. Bahkan, salah satu bandara Tibet saja, yaitu Lhasa berada di ketinggian hampir 12 ribu kaki.

3. Machu Picchu, Peru

Wisata Peru, Machu Picchu Foto: Shutter Stock

Selanjutnya, pesawat juga tidak boleh terbang melintasi salah satu situs bersejarah Suku Inka, yaitu Machu Picchu. Hal tersebut tertuang dalam aturan yang baru saja dikeluarkan oleh Menteri Kebudayaan Cusco untuk tetap menjaga salah satu warisan kebanggaan masyarakat Peru tersebut.

embed from external kumparan

Pemerintah Peru memberlakukan larangan penerbangan di atas situs yang terdaftar sebagai warisan dunia UNESCO pada tahun 2006 itu. Hal ini dikarenakan Machu Picchu merupakan peninggalan bersejarah yang rapuh.

Dikhawatirkan adanya lalu lintas pesawat terbang di atasnya dapat merusak keberlangsungan situs bersejarah tersebut.

4. Buckingham Palace, Inggris

Istana Buckingham di Inggris Foto: Daniel Chrisendo/kumparan

Buckingham Palace juga melarang pesawat untuk mengudara langsung di atas bangunan itu.

Selain Buckingham Palace, Kastil Windsor juga tidak bisa dilewati karena alasan keamanan. Kemudian ada pula Downing Street dan Gedung Parlemen yang turut melarang pesawat terbang langsung di atasnya.

5. Taj Mahal, India

Taj Mahal, India Foto: Shutter Stock

Pada tahun 2006, otoritas India mengumumkan zona larangan terbang di atas makam marmer yang terkenal, Taj Mahal karena alasan keamanan.

Selain alasan keamanan, pesawat juga dikhawatirkan dapat membuat kotor marmer putih pada bangunan yang berasal dari polusi pesawat. Untuk itu, pesawat dilarang terbang sejauh 7,4 km di atas Taj Mahal.

kumparan post embed

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)