5 Tradisi Unik yang Cuma Bisa Kamu Temui di Pernikahan Royal Family

Ada banyak alasan mengapa seseorang jatuh cinta pada satu kota atau negara. Bisa karena hobi atau mungkin kecintaan pada hal tertentu. Royal Family atau Keluarga Kerajaan Inggris bisa jadi salah satu alasannya.
Jika tidak, tidak mungkin ada traveler yang rela bela-belain menabung hanya demi melihat Istana Buckingham lebih dekat. Ya, Royal Family memang menjadi role model bagi sebagian orang.
Pernikahan anggota keluarga kerajaannya saja selalu jadi sorotan. Buat kamu yang mengaku sebagai die hard fans Royal Family, kamu wajib tahu tradisi unik pernikahan yang cuma bisa kamu temukan di keluarga Kerajaan Inggris ini. Apa saja?
1. Menggunakan Kue Buah Sebagai Kue Pernikahan
Karena hari pernikahan dianggap sebagai hari terbahagia, biasanya para pengantin akan memilih segala sesuatu sesuai dengan keinginannya. Tapi beda dengan keluarga Kerajaan Inggris.
Setiap pasangan yang menikah di Kerajaan Inggris harus menggunakan kue buah sebagai kue pengantinnya. Kue buah tersebut akan dilapisi dengan gula putih pada bagian atasnya.
Tradisi ini agak berubah ketika Pangeran Harry dan Meghan Markle menikah. Meski perubahannya juga tak terlalu jauh, Pangeran Harry dan Meghan Markle memilih lemon cake yang dibuat oleh chef pastry Claire Ptak, pemilik Violet Bakery di London.
2. Para Wanita Wajib Mengenakan Topi
Topi merupakan kewajiban yang mutlak dalam Kerajaan Inggris. Karenanya jangan heran jika hampir seluruh tamu undangan yang diundang dalam pernikahan Royal Family akan menggunakan topi.
Selain soal fesyen, topi merupakan bagian dari etika ketika menghadiri acara kerajaan.
3. Harus Membawa Bunga Myrtle
Untuk melengkapi hari istimewa, biasanya pengantin akan membawa bunga di tangannya sembari berjalan menuju altar. Keluarga Kerajaan Inggris juga menerapkan hal yang sama.
Bunga Myrtle pertama kali digunakan dalam pernikahan putri sulung Ratu Victoria, Putri Victoria. Sejak saat itu, seluruh pernikahan mesti memasukkan 'ramuan cinta' ini di dalam buketnya.
Bunga myrtle dianggap sebagai ramuan cinta karena dianggap memiliki hubungan erat dengan pernikahan dan persatuan. Satu lagi, buket bunga tidak boleh dilempar. Sebagai gantinya, buket bunga pengantin akan diletakkan di makam Unknown Warrior di Westminster Abby.
4. Wajib Mengenakan Gaun Putih
Tahukah kamu bahwa kebiasaan mengenakan gaun putih pada pernikahan dimulai dari Ratu Victoria? Ya, pada tahun 1840, sang ratu mengenakan gaun dengan renda putih untuk menikahi Pangeran Albert.
Sejak saat itu, gaun putih menjadi tradisi pernikahan dalam Kerajaan Inggris. Padahal sebelumnya, di zaman Victoria, pengantin kerajaan mengenakan warna-warna cerah seperti merah untuk pernikahannya.
5. Izin dari Ratu Dulu Baru Boleh Menikah
Setiap pasangan dari Kerajaan Inggris yang ingin menikah mesti meminta izin terlebih dulu dari ratu yang menjabat. Ini bukan cuma sekadar tradisi, lho. Karena peraturan ini bisa kamu temukan dalam undang-undang The Royal Marriages Act tahun 1772.
Umumnya peraturan ini berlaku untuk anggota kerajaan yang ingin menikah dengan masyarakat umum. Oleh sebab itu, calon pasangan anggota kerajaan Inggris mesti meluangkan waktu khusus agar bisa menghabiskan waktu dengan sang ratu hingga mendapat izin.
