Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.94.0
6,3 Juta Wisatawan Kunjungi Bogor Sepanjang Tahun 2024
31 Desember 2024 13:30 WIB
·
waktu baca 2 menitADVERTISEMENT
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor , Jawa Barat, mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut sepanjang tahun 2024. Tercatat 6.394.031 wisatawan bepergian ke "Kota Hujan" selama bulan Januari-November 2024.
ADVERTISEMENT
Kepala Disparbud Kota Bogor, Iceu Pujiati, mengatakan angka tersebut hampir mencapai target kunjungan wisatawan yang pada tahun ini sebesar 6,5 juta orang.
Pihaknya pun optimistis angka kunjungan wisatawan ke Kota Bogor akan memenuhi target pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru), dengan jumlah kekurangan sebesar 105.969 orang atau sekitar 1,63 persen.
"Insyaallah kelihatannya akan melebihi target, ya, sampai dengan Desember ini," ujar Iceu.
Namun, saat ini Disparbud Kota Bogor belum menghitung data riil terhadap jumlah wisatawan yang mengunjungi area kuliner, seperti Kawasan Pecinan Suryakencana.
Sebab, kawasan kuliner berbeda dengan hotel dan restoran yang memiliki data riil angka kunjungan, dan kemudian disampaikan ke Disparbud Kota Bogor.
"Tapi untuk para wisatawan yang datang ke Surken untuk kulineran itu belum terdata. Ini yang harus kami coba evaluasi, bagaimana cara mendata tempat-tempat kuliner yang ada di Surken, atau tempat-tempat titik-titik kuliner lainnya," jelas Iceu.
ADVERTISEMENT
Dominasi Kunjungan Wisatawan ke Bogor
Sementara itu, kunjungan wisatawan ke Kota Bogor masih didominasi oleh kategori Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) atau kunjungan ke hotel-hotel.
"Nah, tantangan ke depan untuk MICE ini, mungkin karena ada kebijakan dari pemerintah pusat, misalnya Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dipindahkan sepertinya akan mempengaruhi," papar Iceu.
Oleh karena itu, Iceu mengatakan, Disparbud Kota Bogor terus berkomunikasi dengan para pelaku industri pariwisata di wilayahnya, agar tidak menjadikan MICE sebagai andalan utama.
"Jadi strategi dari pengelola industri pariwisata itu harus betul-betul kembali ke pure (murni) wisata-wisata. Tidak ke MICE lagi, agar tidak jadi nomor satu lah istilahnya," pungkasnya.
Gedung Glodok Plaza yang terletak di Jalan Mangga Besar II Glodok Plaza, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, terbakar, pada Rabu (15/1) malam. Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 21.30 WIB. Api diduga bersumber dari lantai 7.
Updated 16 Januari 2025, 0:59 WIB
Aktifkan Notifikasi Breaking News Ini