Anti-Mainstream! Maskapai Ini Luncurkan Livery Mirip Permen
ยทwaktu baca 2 menit

Setiap maskapai penerbangan memiliki livery atau motif pada setiap pesawatnya yang menjadi ciri atau identitas. Selain menjadi pembeda, banyak livery unik tersebut dihadirkan untuk menarik minat traveler.
Sebuah maskapai penerbangan asal Jerman, Condor menghadirkan corak dan tampilan pesawatnya yang baru. Yang menarik, pesawanya dihiasi dengan garis-garis tebal warna-warni mirip permen. Unik!
Dilansir CNN Travel, livery unik ini dirancang oleh agen kreatif, Berlin Visin Alphabet untuk membangkitkan memori nostalgia akan memori liburan di masa lampau serta menyambut liburan di waktu yang akan datang.
Selain itu, livery ini merupakan upaya maskapai untuk rebranding kembali. Sebab, Condor sebelumnya berada di bawah naungan Thomas Cook Group.
Sayangnya, Thomas Cook Group resmi dinyatakan pailit pada tahun 2019 lalu dan ditutup saat itu juga.
Maskapai Condor asal Jerman diselamatkan pemerintah Jerman dengan pinjaman sebesar 380 juta euro, dengan syarat Condor harus putus hubungan dengan Thomas Cook.
Rebranding Maskapai Penerbangan
CEO Condor, Ralf Teckentrup, mengatakan garis-garis warna warni merupakan merek dagang baru dari maskapai tersebut.
"Bukan hanya eksterior Condor yang ditata ulang, namun logo maskapai ini juga dihiasi dengan garis-garis. Sementara boarding pass dan juga fasilitas penunjang di dalam pesawat sedang ditata ulang. Seragam kru juga akan memiliki desain yang baru," ujarnya.
Ada lima warna yang menghiasi pesawat Condor, garis biru mencerminkan laut, kuning menggambarkan sinar matahari, merah mewakili gairah, hijau mewakili pulau dan garis krem-emas menggambarkan pasir pantai.
Garis-garis tersebut juga disebutkan untuk mewakili keragaman penumpang Condor, mulai dari banyaknya karyawan dan juga kesempatan untuk menemukan dunia dengan maskapai ini.
Pesawat Condor dengan desain baru telah terbang dari Frankfrut, Jerman ke Lanzarote, Kepulauan Canary, Spanyol pada 5 April lalu. Condor sendiri diketahui memiliki lebih dari 50 pesawat.
Dalam waktu dekat, Condor berencana akan mengecat sebagian besar pesawatnya pada tahun 2024 mendatang.
