kumparan
20 Mei 2019 7:35

Awakening Hotel, Penginapan Mirip Kepompong yang Tawarkan Kebahagiaan

Awakening Hotel Foto: www.awakening.mx
Tak seperti penginapan pada umumnya, hotel satu ini terbilang unik. Adalah Awakening Hotel, hotel pertama di dunia yang menawarkan konsep ‘kebahagiaan’.
ADVERTISEMENT
Mengapa begitu? Mulanya ide ini muncul pada 2015 silam kala Adriana Chardi, Co-Founder dan CEO Awakening Meksiko sekaligus traveler yang lebih dari 15 tahun menjelajahi keindahan Meksiko bersama Martin Loeffler, pengusaha Jerman yang telah lama punya mimpi membangun hotel yang didedikasikan kepada alam, bersatu. Akhirnya keduanya pun menciptakan Awakening Hotel.
Salah Satu Kamar yang Ada di Awakening Hotel Foto: www.awakening.mx
Lantas, keduanya pun membangun Awakening Hotel yang memadukan unsur modern namun juga bersinggungan dengan alam. Hal ini bisa dilihat dari bentuk kamarnya yang menyerupai kepompong yang berdiri tegak.
Ya, tiap kamar memiliki dinding yang bagian tengahnya sengaja dibuat tembus pandang. Hal ini bertujuan agar tamu dapat melihat pemandangan luar. Tak hanya itu, setiap kamar pun memiliki jarak sehingga privasi sangat terjamin.
Dinding Kamar Hotel Dibuat Tembus Pandang Foto: www.awakening.mx
Selain membuat hotel yang menyatu dengan alam, Awakening Hotel juga punya tujuan untuk meminimalkan dampak kerusakan lingkungan. Caranya yang ditempuh melalui melakukan pengolahan air serta membuat strategi untuk mengurangi limbah.
ADVERTISEMENT
Sesuai dengan keinginan pemiliknya, lokasi hotel pun sengaja berada di alam bebas. Yakni berlokasi di tepi Nopalitos Lagoon, di Pantai Karibia, Meksiko. Tepatnya berada di sebelah Cagar Biosefer Sian Ka’an, kawasan dengan keindahan alam yang dicatat dalam Situs Warisan Budaya oleh UNESCO pada 1987 silam.
Bukan tanpa alasan, sang pendiri sengaja menghadirkan konsep seperti ini untuk meningkatkan rasa bahagia melalui kontak langsung dengan alam. Hal ini bertujuan agar tamu mendapatkan kesehatan fisik, emosional, dan spiritual.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan