Bisa Sampai Miliaran, Segini Duit yang Dihabiskan Para Sultan Sekali Liburan
·waktu baca 3 menit

Bagi traveler dengan dana terbatas, alokasi bujet tentu jadi salah satu hal yang paling diperhitungkan. Ya, setelah menentukan bujet, biasanya barulah kita akan menentukan mau liburan di mana, aktivitas apa yang akan dilakukan hingga pemilihan akomodasi hingga transportasi.
Meski begitu, hal tersebut tentu tidak berlaku bagi sultan atau mereka yang memiliki bujet lebih. Mereka tentu bisa traveling ke mana saja dan kapan saja sesuai dengan keinginan mereka. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya, berapa ya dana atau uang yang mereka keluarkan sekali traveling?
Jawabannya baru-baru ini diungkapkan oleh seorang pakar perjalanan yang berkecimpung di industri perjalanan mewah. Menurut Giacomo Piva, analis industri perjalanan dan salah satu pendiri Radical Storage mengatakan bahwa para sultan memiliki perspektif berbeda saat traveling.
“Para jutawan melihat perjalanan (liburan) lebih dari sekadar cara untuk bersantai. Mereka juga melihatnya sebagai peluang untuk menciptakan kenangan abadi dan menjalani gaya hidup mewah,” kata Piva seperti dilansir New York Post.
Tidak hanya itu, Piva mengatakan bahwa untuk setiap perjalanannya, para sultan biasanya akan mengeluarkan dana mulai dari 50 ribu dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 800 juta hingga 200 ribu dolar AS atau setara Rp 3,1 miliar.
“Mereka mengejar pengalaman berbeda, seperti menyewa jet pribadi dan pulau-pulau, dan bersedia berinvestasi dalam jumlah besar, mulai dari 50.000 dolar AS hingga 100.000 dolar AS per tahun, untuk memenuhi hasrat mereka dalam berwisata. Beberapa dari mereka mungkin sering menghabiskan lebih dari 200.000 dolar AS dalam satu perjalanan, menjamin bahwa setiap aspek disesuaikan dengan keinginan mereka," ungkap Piva.
Sementara itu, berdasarkan data yang dimiliki, mayoritas wisatawan atau 57 persen dari mereka memilih pergi berbelanja makanan dan restoran saat berlibur. Sementara itu, 47 persen lainnya memilih untuk mencari pengalaman baru sedangkan 41 persen yang lain menghabiskan uang mereka untuk menginap di penginapan yang mewah.
Bisa Sampai Rp 16 M
Sementara itu, agen perjalanan mewah lain yakni Royal Expression Travels menyampaikan hal yang sama bahwa banyak klien mereka yang menghabiskan banyak uang untuk memastikan mereka mendapatkan eksklusivitas, privasi, dan personalisasi dalam semua perjalanan mereka. Biasanya lebih dari satu kali dalam setahun, naik jet di pesawat pribadi, berlayar dengan kapal pesiar, dan menyewa pulau pribadi.
LaDell Carter, pendiri dan desainer perjalanan utama di Royal Expression Travels mengatakan bahwa kliennya biasanya menghabiskan dana sekitar 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp 7,9 miliar hingga 1 juta dolar AS atau Rp 16 miliar per tahun.
“Kemewahan rencana perjalanan kami mencerminkan tidak hanya jumlah yang dikeluarkan, namun juga perhatian cermat terhadap detail dan akses eksklusif ke pengalaman yang paling didambakan di dunia. Biasanya antara 500 dolar AS hingga lebih dari 1 juta dolar AS per tahun," ungkap Carter.
“Setiap perjalanan lebih dari sekadar perjalanan; ini adalah bukti kekuatan kemewahan untuk mengubah hal biasa menjadi luar biasa,” pungkasnya.
