Cara PT KAI Tanggulangi Virus Corona di Dalam Kereta Api Jarak Jauh

Virus Corona (Covid-19) telah menjadi pusat perhatian dunia karena menyebar dan menelan banyak korban jiwa di Wuhan, China. Presiden Jokowi dan Menteri Kesehatan Terawan bahkan baru saja mengkonfirmasi kasus pertama virus corona di Indonesia, Senin (2/3).
Kejadian ini tentu saja bikin traveler was-was. Melihat hal itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) turut serta melakukan tindakan antisipasi demi menjaga kenyamanan para penggunanya. Menggandeng rumah sakit, laboratorium provider dan dinas kesehatan setempat, PT KAI Daop 1 Jakarta melakukan kegiatan sosialisasi rutin pada penumpang.
Sosialisasi dilakukan di area stasiun-stasiun kereta api (KA), di atas KA Jarak Jauh maupun Kereta Rel Listrik (KRL), dan lingkup internal (perkantoran) KAI. PT KAI Daop 1 Jakarta juga akan memasang spanduk/banner dan menyebarkan brosur/pamflet yang berisi informasi mengenai Virus Corona dan langkah-langkah antisipasi penularannya kepada pengguna kereta api.
Supaya pengguna merasa makin aman, disediakan pula hand sanitizer berkandungan alkohol 70-80 persen di beberapa titik lokasi strategis di area stasiun. Seperti pos kesehatan, meja check boarding, check In Counter/mesin cetak tiket, loket pembelian/pemesanan/pembatalan tiket, pintu gate (stasiun KRL), dan loko cafe (cafe milik PT KAI) serta di area kereta makan (restorasi).
“PT KAI Daop 1 Jakarta sudah melakukan edukasi di stasiun dan sarana melalui berbagai cara dan media informasi terkait bahaya virus corona dan cara pencegahan baik untuk KA Jarak Jauh dan KRL," kata Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, dalam rilis resminya yang diterima kumparan, Selasa (3/3).
Selain itu, ia juga meminta agar seluruh pengguna ikut turut bekerja sama. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan masker apabila sedang dalam kondisi tidak sehat.
Ia juga mengimbau agar kamu tak memaksakan diri beraktivitas menggunakan transportasi publik jika sedang mengalami demam tinggi atau gangguan kesehatan lainnya. Sebaliknya, kamu disarankan untuk beristirahat di rumah.
Selain itu, Daop 1 Jakarta juga menghimbau pengguna jasa kereta api agar menjaga kebersihan di area stasiun demi menghormati kenyamanan pengguna lainnya, seperti tidak membuang air liur (meludah) sembarang tempat, dan menggunakan penutup mulut saat batuk atau bersin.
Sebelumnya, pada 29-31 Januari 2020, PT KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan kegiatan sosialisasi Virus Corona dan pencegahan penularannya di Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Yaitu dengan membagikan masker, pemasangan spanduk yang berisikan informasi mengenai virus corona dan proses penyebarannya, pemasangan stiker 6 langkah mencuci tangan yang baik, dan brosur mengenai pencegahan virus corona.
Guna memastikan kondisi kesehatan setiap calon penumpang, PT KAI Daop 1 Jakarta melalui Unit Kesehatan juga melakukan pemeriksaan kesehatan bagi calon penumpang KA. Pemeriksaan ini dilakukan di Stasiun Gambir dan Pasar Senen.
Sehingga bagi penumpang yang memiliki keluhan kesehatan seperti demam, batuk pilek, dan keluhan penyakit lainnya dapat mampir dan mengecek kondisi dirinya.
“PT KAI juga menyediakan Pos Kesehatan di setiap stasiun, jika ada penumpang yang merasa kurang fit sebelum dan sesudah perjalanan KA, silahkan melakukan pemeriksaan kesehatan di Poskes stasiun,” tutup Eva.
